Selasa, 3 Maret 2026

Berita Viral

5 Hari Tanpa Listrik dan Logistik, Warga Sibolga Ramai-ramai Jarah Minimarket hingga Gudang Bulog

Sejumlah warga di Sumatera Utara ramai-ramai menjarah minimarket dan gudang Bulog. Aksi ini dipicu minimnya logistik

Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto 5 Hari Tanpa Listrik dan Logistik, Warga Sibolga Ramai-ramai Jarah Minimarket hingga Gudang Bulog
TRIBUN MEDAN
PENJARAHAN MINIMARKET - Momen Personel Polisi mengimbau agar masyarakat di Sibolga tidak melakukan penjarahan, Sabtu (29/11/2025) kemarin. Polisi mengamankan 16 orang terduga pelaku penjarahan di minimarket Kota Sibolga. (DOK.POLRES SIBOLGA) 

Peristiwa ini menambah rangkaian dampak sosial dari bencana yang dalam beberapa hari terakhir menyapu sejumlah wilayah di Sumatera Utara.

Otoritas setempat terus berupaya memulihkan akses, sementara warga berharap pasokan bantuan dapat segera menjangkau mereka sebelum situasi semakin memburuk.

Pelaku jarah minta maaf

Usai melakukan penjarahan, seorang warga yang terdampak banjir dan longsor di Sibolga, Sumatera Utara, menyampaikan permintaan maaf atas tindakan penjarahan di minimarket.

Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, pria itu mengaku mengambil beberapa barang seperti mie instan, air mineral dan snack. 
 
Ia terpaksa menjarah karena keluarganya hampir tidak makan. 

"Kepada pemilik Alfamart sebelumnya saya minta maaf, karena saya juga orang salah satu yang menjarah toko Alfamart tersebut. Saya sebenarnya tidak ada niat untuk berbuat itu, cuman karena keterbatasan makanan yang kami miliki, kami juga terjebak banjir, kami juga tidak ada uang untuk membeli, tidak ada bantuan sama sekali, akhirnya saya ikut mengambil juga," katanya seperti dikutip dari Instagram @folkkonoha yang tayang pada Minggu (30/11/2025). 

Pria itu menjelaskan bahwa barang yang diambil hanya untuk bertahan hidup keluarganya. 

Ia berjanji ketika kondisi tempat tinggalnya telah pulih, akan membayar barang-barang jarahannya.

Jarah Minimarket hingga Gudang Bulog

Pasca-bencana banjir dan longsor yang melanda Kota Sibolga, Sumatera Utara, situasi darurat memicu aksi penjarahan terhadap sejumlah fasilitas penyimpanan bahan pangan dan minimarket.

Setelah minimarket seperti Alfamart dan Indomaret dijarah, Gudang Bulog Sarudik menjadi sasaran warga yang diduga merupakan korban terdampak bencana.

Pemimpin Wilayah Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, menjelaskan bahwa massa memaksa masuk dengan merobohkan pagar dan mengambil beras serta minyak goreng.

Aparat keamanan berupaya menghalau, namun desakan kebutuhan pangan membuat situasi sulit dikendalikan.

Bulog masih mendata kerugian akibat beras dan minyak goreng yang diambil.

Koordinasi terus dilakukan agar distribusi bantuan segera pulih dan situasi kembali kondusif.

Pihak Bulog telah meminta tambahan pengamanan dari Polres Sibolga dan Kodim Tapanuli Tengah, namun fokus utama aparat saat itu adalah evakuasi korban dan penanganan darurat.

Gangguan jaringan telekomunikasi juga menghambat koordinasi lapangan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Selasa, 03 Maret 2026 (13 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:32
Subuh 04:42
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:14
Maghrib 18:06
‘Isya’ 19:14

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved