Gempa Bumi
Gempa M 4,4 Guncang Laut Banda, Belum Ada Laporan Kerusakan
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,4 mengguncang wilayah Laut Banda, Selasa (21/10/2025) sore.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/UDATE-Gempa-berkekuatan-44-magnitudo-baru-saja-mengguncang-Laut-Banda-sore-ini.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,4 mengguncang wilayah Laut Banda, Selasa (21/10/2025) sore.
Berdasarkan data realtime pemantauan gempa Indonesia, guncangan tercatat pada pukul 17.06.21 WIT atau sekitar 11 menit lalu.
Pusat gempa berada pada koordinat 5,52 Lintang Selatan dan 131,06 Bujur Timur, dengan kedalaman 111 kilometer di bawah permukaan laut.
Lokasi ini masuk dalam zona aktif subduksi Laut Banda, wilayah yang kerap mengalami aktivitas tektonik akibat tumbukan Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Pasifik.
Gempa berkedalaman menengah ini tidak berpotensi tsunami dan sejauh ini belum ada laporan dirasakan oleh masyarakat di daratan sekitar seperti Maluku, Seram, atau Kepulauan Kei.
Data saat ini masih bersifat otomatis dari sistem pemantauan gempa dan dapat berubah sesuai pembaruan BMKG.
Wilayah Laut Banda dikenal sebagai salah satu daerah paling kompleks secara geologi di Indonesia, di mana pertemuan tiga lempeng besar dunia menciptakan pola aktivitas seismik hampir setiap hari.
Dalam sepekan terakhir, beberapa lindu dengan magnitudo kecil hingga menengah juga terpantau di area ini.
BMKG mengimbau masyarakat di kawasan pesisir Maluku dan sekitarnya untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi bila terjadi pembaruan data atau gempa susulan. Hingga kini, belum ada peringatan dini tsunami yang dikeluarkan.
Laut Banda dikenal sebagai zona gempa aktif di Indonesia. Di bawah perairan ini, tiga lempeng besar dunia, Lempeng Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik, bertemu dan saling menekan.
Proses tumbukan itu menciptakan “Busur Banda”, sebuah sistem tektonik melengkung yang menjadi sumber utama gempa bumi di wilayah timur nusantara.
Palung Banda sendiri memiliki kedalaman lebih dari 7.000 meter, menjadikannya salah satu laut terdalam di Indonesia.
Kondisi geologinya membuat wilayah ini sering mengalami gempa berkedalaman menengah hingga dalam, seperti yang terjadi sore ini.
Kendati aktif secara seismik, Laut Banda juga menyimpan kekayaan laut yang menakjubkan.
Airnya yang jernih dan biodiversitasnya yang tinggi menjadikan kawasan ini surga bagi penyelam dunia.
Di sisi lain, dinamika bawah laut yang rumit menuntut kewaspadaan terhadap aktivitas tektonik yang terjadi hampir setiap minggu.
BMKG mengimbau masyarakat di kawasan pesisir Maluku, Kepulauan Kei, dan Tanimbar untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi,
terutama jika terjadi pembaruan data atau gempa susulan. Hingga berita ini diturunkan, tidak ada peringatan dini tsunami yang dikeluarkan.(*) (*)
| Baru Saja Terjadi! Gempa Bumi di Pesisir Jawa Sabtu 28 Februari 2026, Kedalaman 10 Km |
|
|---|
| Gempa Bumi Baru Saja Terjadi Rabu Sore 25 Februari 2026, Cek Lokasi |
|
|---|
| Baru Saja Terjadi Gempa Bumi Dirasakan 24 Februari 2026! Terjadi di Darat Pulau Jawa |
|
|---|
| Baru Saja Terjadi! Gempa Magnitudo Perairan Jawa, Terjadi Malam Hari |
|
|---|
| Terkini! Gempa Bumi Senin Siang 23 Februari 2026, Cek Lokasi hingga Kedalama |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.