Berita Viral
Viral di Medsos, Vita Amalia Seorang ASN di Bengkulu Injak Al-Quran
Vita Amalia, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdinas di wilayah Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, viral karena menginjak Al Qur'an.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Vita-Amalian-ASN-Bengkulu-Ijang-Al-Quran-cvb.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Media sosial dihebohkan dengan adanya video seorang perempuan yang menginjak Al-Qur'an. Video itu tersebar luas sejak Jumat (10/10/2025).
Dimana diketahui bahwa sosok dalam video tersebut adalah Vita Amalia (VA), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di Kantor Lurah Kampung Pensiunan, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu.
Lantas seperti apa sosok Vita Amalia?
Inilah sosok Vita Amalia, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdinas di wilayah Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, yang viral karena menginjak Al Quran.
Al-Quran merupakan kitab suci umat Islam berisi wahyu Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman hidup bagi manusia.
Sebelumnya, beredar potongan video memperlihatkan sebuah kaki yang tampak menginjak Al Quran, dan suara seorang perempuan.
Video tersebut, beredar di berbagai platform media sosial hingga viral.
Lantas, perempuan yang diketahui bernama Vita itu, memberikan klarifikasi ketika berada di Polres Kepahiang, Jumat (10/10/2025) siang.
Vita (VA) merupakan staf di kantor lurah Kampung Pensiunan, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang.
Fakta Vita, ASN di Kepahiang Bengkulu Injak Alquran
1. Bukan Al Qur'an tapi Buku Surat Yasin, Akui Tertekan
Dalam video klarifikasinya, Vita menyebut, yang ia injak bukan kitab Al-Quran penuh, melainkan buku surat Yasin.
Saat itu, Vita mengaku dalam kondisi sakit dan tertekan.
"Kejadian tersebut saya lakukan karena saya dalam keadaan sakit dan tertekan dalam permasalahan pribadi saya," kata Vita, dilansir TribunBengkulu.com.
2. Vita Minta Maaf
Vita pun meminta maaf karena video dirinya sudah membuat kemarahan masyarakat.
Ia mengakui seluruh kesalahan dan kekeliruannya.