Kamis, 12 Maret 2026

Ponpes Al Khoziny Ambruk

Identitas 4 Korban Meninggal Dunia Korban Ambruknya Gedung Ponpes Al Khoziny Ambruk

Tragedi ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, menelan korban jiwa. Hingga Kamis (2/10/2025)

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Identitas 4 Korban Meninggal Dunia Korban Ambruknya Gedung Ponpes Al Khoziny Ambruk
Kompas.com
Tim Basarnas merilis data korban Ponpes Al Khoziny terevakuasi, Rabu (1/10/2025).(KOMPAS.com/IZZATUN NAJIBAH) 

TRIBUNGORONTALO.COM – Tragedi ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, menelan korban jiwa.

Hingga Kamis (2/10/2025), jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak lima orang.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur telah berhasil mengidentifikasi empat dari lima jenazah yang ditemukan di lokasi kejadian.

Kasubbid Dokpol Biddokkes Polda Jatim, AKBP dr Adam Bimantoro, menyampaikan bahwa proses identifikasi dilakukan secara bertahap dan dengan ketelitian tinggi.

Empat jenazah telah diserahkan kepada keluarga masing-masing, sementara satu jenazah lainnya masih dalam proses pencocokan data.

“Identifikasi terhadap empat jenazah berhasil kami lakukan. Tiga di antaranya sudah kami serahkan kepada pihak keluarga kemarin. Satu jenazah lagi baru kami terima sore tadi, dan sudah bisa kami identifikasi. Satu sisanya masih dalam proses,” ujar dr Adam, dikutip dari detikJatim.
 
Identitas Korban yang Telah Teridentifikasi

Berikut daftar empat korban yang telah berhasil diidentifikasi oleh tim DVI:

1.Maulana Alfan Ibrahimavic (13 tahun), laki-laki

Alamat: Kalianyar Kulon 9/5 RT 04 RW 07, Kelurahan Bongkaran, Kecamatan Pabean Cantian, Surabaya.

2.Muhammad Masudulat (14 tahun), laki-laki

Alamat: Kali Kendal, Dukuh Pakis, Surabaya.

3.Muhammad Soleh (22 tahun), laki-laki

Alamat: Jalan Madura, Tanjung Pandan, Bangka Belitung.

4.Rafi Catur Okta Mulya Pamungkas (17 tahun), laki-laki

Alamat: Jalan Putat Jaya Sekolahan 2/42 RT 010 RW 003, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Surabaya.
 
Proses Identifikasi Masih Berlanjut

Dr Adam menekankan bahwa proses identifikasi korban dilakukan dengan mengutamakan akurasi dan kehati-hatian.

Ia meminta pengertian dari keluarga korban terkait waktu yang dibutuhkan dalam proses pencocokan data jenazah yang belum teridentifikasi.

“Kami mohon waktu kepada keluarga. Proses ini harus dilakukan dengan teliti agar tidak terjadi kesalahan,” ujarnya.
 
Tragedi ini menjadi duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar.

Pihak kepolisian dan tim medis terus bekerja untuk memastikan seluruh proses identifikasi berjalan sesuai prosedur.

Pemerintah daerah juga telah menyiapkan dukungan psikologis dan logistik bagi keluarga yang terdampak.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Kamis, 12 Maret 2026 (22 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:30
Subuh 04:40
Zhuhr 12:01
‘Ashr 15:07
Maghrib 18:04
‘Isya’ 19:12

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved