Berita Viral
Tak Kapok Viral, Anak Menkeu Purbaya Pamer Uang USD dan Aktivitas Tradingnya di Media Sosial
Tak kapok viral, Yudo Sadewa anak Menkeu Purbaya pamer gepokan USD dan aktivitas trading kripto di TikTok, bikin warganet heboh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/pamer-uang-USD.jpg)
Momen ini menjadikannya sorotan media dan publik, terutama karena latar belakangnya sebagai anak Menkeu Purbaya Sadewa.
Pendidikan Yudo juga menarik perhatian.
Ia menamatkan SMA di Al-Izhar Pondok Labu, Jakarta Selatan, pada 2023 dan tercatat sebagai mahasiswa Ilmu Ekonomi di Universitas Indonesia dengan status nonaktif.
Belum diketahui apakah ia masih melanjutkan kuliah atau fokus pada aktivitas trading dan investasi.
Selain Yudo, keluarga Menkeu Purbaya Sadewa juga memiliki anak lain yang menonjol di bidang akademik dan profesional.
Misalnya, anak bungsu Luqman Indra Pambudi menempuh pendidikan tinggi di luar negeri dan kini bekerja sebagai konsultan di Boston Consulting Group (BCG), London.
Luqman memiliki karier cemerlang di bidang konsultasi manajemen internasional, pernah menjadi konsultan Bank Dunia, dan aktif dalam proyek transformasi organisasi berskala besar.
Karier Luqman di BCG sendiri sudah dimulai sejak 2019 di Indonesia.
Baca juga: Bantuan Minyak Goreng dan Beras 2025 Segera Cair, Simak Jadwal Penyaluran dan Daftar Penerimanya
Ia pernah menjabat sebagai Associate hingga Senior Associate, terlibat dalam proyek efisiensi biaya lembaga keuangan, restrukturisasi organisasi, hingga penyusunan peta jalan lima tahun untuk salah satu subsektor Kementerian BUMN.
Dari sisi akademis, Luqman memiliki latar belakang pendidikan yang mentereng.
Ia menempuh studi Ekonomi di Dartmouth College, salah satu universitas bergengsi di Amerika Serikat.
Saat itu Luqman ikut sang ibu yang menjadi Managing Director Bank Dunia.
Saat bersekolah di Amerika, Luqman pernah menjadi pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) di Amerika Serikat pada HUT RI.
Setelah itu, ia meraih gelar pendidikan jenjang magister dengan mengambil program Magister Kebijakan Publik di Harvard Kennedy School pada 2023.
Dalam perjalanan akademik dan profesionalnya, Luqman menunjukkan ketertarikan mendalam pada isu GovTech, Ekonomi Internasional, Kesehatan, serta Pembangunan.
Bidang-bidang tersebut sejalan dengan fokus global terkait inovasi pemerintahan, penguatan sistem ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com