Minggu, 22 Maret 2026

Berita Viral

Kronologi Remaja Tewas Tenggelam di Sungai Sukoharjo, Nekat Lompat Padahal Tak Tahu Berenang

Seorang remaja laki-laki berinisial Z (14) asal Sangkar, Pasar Kliwon, Solo, tewas tenggelam di aliran sungai irigasi Wirun

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Kronologi Remaja Tewas Tenggelam di Sungai Sukoharjo, Nekat Lompat Padahal Tak Tahu Berenang
Kolase TribunGorontalo.com/TribunSolo.com
TEWAS TENGGELAM - Kolase foto evakuasi korban tenggelam dan suasana di irigasi Wirun. Seorang remaja berinisial Z (14) meninggal dunia setelah tenggelam di sungai irigasi Wirun, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Minggu (21/9/2025). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Sukoharjo – Seorang remaja laki-laki berinisial Z (14) asal Sangkar, Pasar Kliwon, Solo, tewas tenggelam di aliran sungai irigasi Wirun, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, pada Minggu (21/9/2025).

Melansir dari TribunSolo.com, korban nekat melompat ke sungai untuk berenang, meskipun diketahui tidak memiliki kemampuan berenang.

Menurut Kapolsek Mojolaban, AKP Askolani Budiyanto, insiden ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.

Korban bersama tiga temannya sedang bermain di tepi sungai saat korban tiba-tiba melompat ke dalam air. 

“Korban bermain di pinggir sungai irigasi sekitar pukul 10 pagi. Dia sengaja melompat ke sungai karena ingin berenang,” ujar AKP Askolani kepada Tribun Solo, Minggu (21/9/2025).

TEWAS TENGGELAM - Seorang remaja berinisial Z (14) ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di sungai irigasi Wirun, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, pada Minggu (21/9/2025). Korban diketahui tidak bisa berenang.
TEWAS TENGGELAM - Seorang remaja berinisial Z (14) ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di sungai irigasi Wirun, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, pada Minggu (21/9/2025). Korban diketahui tidak bisa berenang. (Istimewa/TribunSolo.com)

Setelah 15 menit, Z tak kunjung muncul ke permukaan.

Ketiga teman korban yang panik sempat berusaha menolong, namun derasnya arus sungai membuat usaha mereka sia-sia.

Setelah menyadari bahwa korban tenggelam, mereka segera meminta bantuan warga dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mojolaban. 

Tim gabungan dari kepolisian dan SAR Sukoharjo langsung turun ke lokasi untuk melakukan pencarian. Proses pencarian dimulai pukul 10.30 WIB.

Sekitar 23 menit kemudian, tepatnya pukul 10.53 WIB, korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia, sekitar 20 meter dari pintu air.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga setelah dilakukan identifikasi dan visum luar.

Baca juga: Wahyu Moridu Akui Mabuk saat Rekam Video Kontroversial, Pihak Bandara Gorontalo Punya Temuan Berbeda

Imbauan Pihak Kepolisian

Sungai irigasi Wirun ini diketahui memiliki karakter air yang tenang namun arusnya cukup kuat. Aliran sungai ini merupakan bagian dari Bendungan Colo yang berfungsi mengairi sawah di wilayah Mojolaban, Karanganyar, Sragen, hingga Ngawi.

Kasus tenggelam di sungai ini bukanlah yang pertama kali terjadi. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja.

 

Polisi melarang anak-anak berenang di sungai irigasi atau tempat berisiko lainnya, terutama jika tidak memiliki kemampuan berenang atau tanpa pengawasan orang dewasa.

Tips latihan berenang

Untuk menghindari kejadian serupa terjadi, baiknya orang tua mengajarkan anak-anaknya berenang.

Hal ini untuk mengantisipasi ketika anak di bawah umur bermain di lokasi perairan tanpa pengawasan.

Berikut empat tips latihan renang untuk pemula. Empat tips ini disarikan dari buku Belajar Berenang bagi Pemula (2018) karya Dr. Subagyo sebagaimana dikutip Kompas.com.

1. Latihan pernapasan di air

Teknik pernapasan sangat penting untuk memulai latihan renang. Hal ini adalah aspek fundamental supaya tubuh mampu berenang.

Saat kepala di dalam air, jangan menahan napas. Anda harus membuang napas dalam kondisi seperti itu.

Alasannya agar kebutuhan oksigen untuk proses pembakaran dapat tercukupi. Pengeluaran napas di dalam air adalah pengeluaran sisa proses pembakaran.

Untuk melakukan latihan pernapasan, pertama-tama tarik napas melalui mulut kemudian tutup dan masukkan wajah ke permukaan air. Lalu buanglah napas secara perlahan melalui hidung. Ulangi aktivitas ini berulang-ulang.

2. Latihan meluncur

Latihan meluncur bertujuan untuk melatih keseimbangan tubuh saat berada dalam air. Pasalnya, tak jarang pemula justru bingung dan panik saat tak mampu menyeimbangkan tubuh dalam air.

Cara meluncur ke dalam air adalah dengan melontarkan badan dengan bertumpu dari samping kolam. Saat meluncur, hindari sikap berdiri sebelum daya luncur menurun hingga berhenti.

Baca juga: Terungkap Motif Suami Nasabah Bunuh Karyawati Koperasi di Pasangkayu Sulbar

3. Latihan mengapung

Latihan ini disarankan dilakukan di kolam dangkal agar lebih aman. Kolam yang dalam mungkin lebih berisiko untuk melakukan latihan ini.

Cara latihan mengapung adalah, pertama-tama gunakan pelampung. Peganglah pelampung di hadapan Anda dengan tangan lurus. Dorong tubuh dengan bertumpu pada sisi kolam.

Saat sudah meluncur, coba tendangkan kedua kaki secara bergantian, lalu putar kepala ke kiri dan ke kanan untuk mengambil napas.

4. Saat berenang, posisi tangan dan lengan sejajar bahu

Saat berenang, posisi tangan dan lengan wajib diperhatikan oleh pemula. Jaga supaya posisi lengan dan tangan tetap sejajar bahu saat mengayuh air.

Saat tangan masuk ke air, jangan sampai tangan bergerak melewati bagian tengah tubuh.

 

 

Artikel ini dioptimasi dari TribunSolo.com dan KompasTV

Sumber: Tribun Solo
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved