Reshuffle Kabinet
Dicopot dari Kepala Staf Kepresidenan, Kini AM Putranto Kini Jadi Komisaris Utama PT Pegadaian
Keputusan pemberhentian AM Putranto ini tertuang dalam Keppres Nomor 96P/2025, Keppres Nomor 97P/2025, dan Keppres Nomor 152P/2025.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pencopotan-AM-Putranto-cvdbf.jpg)
“Pegadaian bertugas antara lain menjalankan program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat menengah ke bawah dengan menyalurkan kredit berbasis gadai,” ujar Bro AMP.
Pegadaian juga mengatur pola perkreditan agar terorganisir dan bermanfaat, serta mencegah praktek pegadaian gelap dan pinjaman tidak wajar lainnya seperti praktik riba dan ijon.
Sebagai BUMN, pegadaian juga berkontribusi dalam pembangunan ekonomi nasional dan memberikan pelayanan jasa keuangan yang mudah, aman, dan terpercaya.
Saat perkenalan di kantor Pegadaian, Bro AMP menyampaikan pesan kekeluargaan.
“Meski saya tentara, saya bukanlah pribadi yang kaku. Saya suka suasana kekeluargaan. Jadi mari kita bangun suasana kekeluargaan di Pegadaian,” pesannya.
Sepak Terjang Sang Jenderal
Letjen Purn AM Putranto bukan sosok baru di kalangan militer maupun pemerintahan. Lahir di Jember, 26 Februari 1964, lulusan Akmil 1987 ini memiliki catatan panjang di TNI, mulai dari penugasan ke Kongo, Lebanon, hingga jabatan strategis seperti:
Putranto tercatat pernah menjabat sebagai Danton 3/B Yonif Linud 612/Modang (1986), Dankima Yonif Linud 612/Modang (1990), Dankipan A Yonif Linud 612/Modang (1992), Pasi 4/Log Yonif Linud 612/Modang (1994), Pasi 3/Pers Yonif Linud 612/Modang (1995), Pasi Ops Kodim 0905/Balikpapan (1996), dan Gumil Gol VI/Septik Pusdikif (1997).
Baca juga: Mega Nusi Unggah "Pengakuan Dosa" Wahyudin Moridu, Aleg DPRD Gorontalo yang Sebut Rampok Negara
Baca juga: Terungkap Motif Penyebaran Video oleh Selingkuhan Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Minta Dinikahi
Selain itu, AM Putranto juga sempat menduduki posisi sebagai Kasi Dok/Turjuk Linud Pussenif (1998), Pamen Pussenif (Dik Seskoad), Ps. Danyonif Linud 433/Julu Siri (2000), Dansatgas Yonif Mekanis TNI Kongo (2000), Danyonif Linud 433/Julu Siri (2001), Pabandya Ops Sops Kostrad (2002), Dandim 1422/Maros (2004), dan Dandim 1408/BS Makassar (2005).
Tak sampai di situ, jenderal asal Jember ini juga pernah mengisi kursi jabatan sebagai Kasbrigif Linud 3/ Tri Budi Sakti (2006), Waaster Kaskostrad (2008), Danbrigif Linud 18/Trisula (2009), Danmentar Akmil (2011), dan Danrem 061/Surya Kencana (2012).
Karier Putranto makin moncer setelah ia didapuk menjadi Paban VI/Binorg Srenad pada tahun 2012.
Pada tahun 2013, ia ditunjuk menjadi Dan PMPP TNI.
Setelah itu, ia diangkat sebagai Pangdivif 1/Kostrad pada tahun 2016.
Satu tahun kemudian, AM Putranto dipercaya untuk menjabat sebagai Pangdam II/Sriwijaya.
Barulah di tahun 2018 ia diangkat menjadi Dankodiklatad.
Dalam kariernya, AM Putranto juga pernah ditugaskan di luar negeri, seperti di Amerika Serikat dan Lebanon.
Penugasan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Presiden Prabowo terus mempercayai jaringan loyalisnya untuk menempati jabatan penting di BUMN, baik sebagai bentuk penghargaan maupun strategi stabilitas politik dan ekonomi.
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com