Reshuffle Kabinet
4 Nama Kuat Calon Menkopolhukam, Mahfud MD hingga Jenderal Dudung: Siapa Pilihan Prabowo?
Seiring isu tersebut muncul 4 tokoh digadang-gadang dipersiapkan menempati kursi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) yang kosong.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kolase-Foto-Mahfud-MD-Dudung-Abdurachman-Gatot-Nurmantyo-hingga-AM-Putranto-xcv.jpg)
Jabatan terakhir yang ia emban sebelum purna tugas yakni sebagai Panglima TNI periode 2015-2017.
Pria kelahiran Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah pada 13 Maret 1960 itu merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1982.
Gatot Nurmantyo memiliki rekam jejak karier yang mentereng.
Sebelum ditunjuk sebagai Panglima TNI, Gatot Nurmantyo pernah menjabat Pangdam V/Brawijaya hingga Kepala Staf TNI Angkatan Darat.
3. AM Putranto
Anto Mukti Putranto lahir pada 26 Februari 1964 di Jember, Jawa Timur.
Dia merupakan putra dari pasangan H. Mukti Hartoyo dan Hj. Sukaningsih.
Dikutip dari buku biografinya Letjen TNI (Purn) Anto Mukti Putranto: Bekerja dengan Hari, Profesional, Selalu Bersyukur, anak ketiga dari empat bersaudara ini tertarik menjadi tentara usai melihat kaleng susu merek Sinta yang dibawa ayahnya sepulang kerja.
Kaleng susu itu pemberian Panglima ABRI Jenderal M. Yusuf.
Sejak itu, Putranto mengaku kagum terhadap sang jenderal. Dia pun ingin menjadi tentara.
M Putranto merupakan tamatan taruna berprestasi di Akabri Magelang dan bahkan menjadi empat besar lulusan terbaik tahun 1987.
Sepanjang karier militernya, AM Putranto telah menempuh berbagai jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan dasar kecabangan Infanteri, pendidikan lanjutan perwira, hingga Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) dan Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI).
Letjen TNI (Purn) AM Putranto secara resmi dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada hari Senin (21/10/2024).
3. Dudung Abdurachman
Dudung Abduracham merupakan Penasihat Khusus Presiden Urusan Pertahanan Nasional/Ketua Komite Kebijakan Industri Pertahanan dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Pria kelahiran 19 November 1965 di Bandung, Jawa Barat itu adalah putra dari pasangan Nasuha dan Nasyati yang bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Bekangdam III/Siliwangi.
Dilansir dari Kompas.com, pendidikannya dimulai dari SDN Patrakomala Bandung dari 1972 hingga 1979.
Setelah lulus, ia melanjutkan ke SMP Kartika XIX-1 Bandung dan menyelesaikannya pada tahun 1982.
Pendidikan menengahnya ia jalani di SMAN 9 Bandung hingga lulus pada tahun 1985.
Baca juga: Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Kawal Aspirasi Mahasiswa, Bawa Temui Mendagri
Dari sini, Dudung menapaki jalan menuju Akademi Militer (Akmil) yang menjadi gerbang awal karier militernya.
Ia merupakan lulusan Akmil angkatan 1988, dan sejak itu, ia mengisi berbagai posisi strategis di lingkungan TNI.
Salah satu tonggak penting dalam karier militernya adalah ketika ia menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada 2021, posisi yang Dudung emban hingga menjelang masa pensiunnya pada tahun 2023.
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com