Jumat, 6 Maret 2026

Update Kondisi Nepal

Sushila Karki Dilantik Jadi PM Sementara Nepal Usai Aksi Berdarah Gen Z Guncang Negeri Himalaya

Mantan Ketua Mahkamah Agung Nepal, Sushila Karki, resmi dilantik sebagai Perdana Menteri pada Jumat (12/9/2025) untuk memimpin pemerintahan

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Sushila Karki Dilantik Jadi PM Sementara Nepal Usai Aksi Berdarah Gen Z Guncang Negeri Himalaya
Nepal1
JADI PEMIMPINM -- Mantan Ketua Mahkamah Agung Nepal, Sushila Karki. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Mantan Ketua Mahkamah Agung Nepal, Sushila Karki, resmi dilantik sebagai Perdana Menteri pada Jumat (12/9/2025) untuk memimpin pemerintahan transisi selama enam bulan menuju pemilu.

Pelantikan ini berlangsung setelah gelombang protes anti-korupsi yang dipelopori generasi muda memaksa pemerintah sebelumnya tumbang.

Karki, 73 tahun, yang dikenal sebagai hakim perempuan pertama dan independen di Nepal, diambil sumpahnya oleh Presiden Ram Chandra Paudel dalam upacara singkat di Istana Kepresidenan.

“Saya, Sushila Karki… bersumpah atas nama negara dan rakyat untuk menunaikan tugas sebagai perdana menteri,” ucapnya dalam balutan sari merah, disambut tepuk tangan para diplomat dan mantan pemimpin yang hadir.

Sebelumnya, PM KP Sharma Oli mengundurkan diri pada Selasa (9/9/2025) setelah gedung parlemen dan sejumlah kantor pemerintahan dibakar massa. Hingga kini, keberadaan Oli tidak diketahui.

Protes Gen Z Berujung Tragedi

Nepal pekan ini terjerumus ke dalam kekacauan setelah aparat keamanan berupaya membubarkan demonstrasi besar-besaran yang dipimpin kelompok muda anti-korupsi, dikenal dengan sebutan “Gen Z Movement”.

Sedikitnya 51 orang tewas, termasuk 21 di antaranya demonstran, menjadikannya kerusuhan paling berdarah sejak berakhirnya perang saudara dan penghapusan monarki pada 2008.

Ribuan tahanan bahkan dilaporkan melarikan diri dari berbagai penjara di tengah kericuhan.

Tentara akhirnya turun tangan pada Rabu (10/9/2025) dan memberlakukan jam malam.

Sejak itu, jalanan Kathmandu relatif tenang, meski warga masih dihantui ketakutan.

Kemenangan Moral Kaum Muda

Penunjukan Karki sebagai perdana menteri sementara terjadi setelah dua hari negosiasi intens antara Presiden Paudel, Panglima Angkatan Darat Jenderal Ashok Raj Sigdel, dan perwakilan demonstran muda.

Para aktivis muda menggunakan aplikasi Discord untuk berdebat dan kemudian menyepakati Karki sebagai calon pemimpin transisi.

“Ini momen kemenangan… kekosongan kekuasaan akhirnya berakhir,” kata Amrita Ban, salah satu pengunjuk rasa.

“Kami berhasil,” tulis kelompok inti Hami Nepal di Instagram, sembari menyerukan persatuan dan penghormatan kepada para korban yang gugur.

Menurut pejabat kepresidenan, Karki akan memimpin pemerintahan interim untuk menyelenggarakan pemilu legislatif sebelum Maret 2026.

Gelombang protes ini dipicu oleh larangan penggunaan media sosial yang dianggap sebagai upaya membungkam kritik terhadap korupsi dan tata kelola buruk.

Situasi diperparah oleh krisis ekonomi, dengan 20 persen pemuda usia 15–24 tahun menganggur, menurut data Bank Dunia.

Meski jalan masih panjang, semangat perubahan menyala di kalangan pemuda Nepal.

“Kami memulai gerakan ini agar bisa menciptakan Nepal yang lebih baik,” ujar James Karki, 24 tahun, salah satu demonstran. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Jumat, 06 Maret 2026 (16 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:12
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:14

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved