Kamis, 5 Maret 2026

Reshuffle Kabinet

Siapa Pengganti Budi Gunawan? 2 Sosok Ini Digadang-gadang Calon Menkopolkam

Jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) saat ini masih kosong. 

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Siapa Pengganti Budi Gunawan? 2 Sosok Ini Digadang-gadang Calon Menkopolkam
TRIBUNNEWS/HERUDIN
CALON MENKOPOLKAM -- Foto Budi Gunawan. Kini dua sosok kandidat mencuat. Keduanya digadang-gadang menjadi pengganti Budi Gunawan sebagai Menkopolkam. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) saat ini masih kosong. 

Budi Gunawan resmi dicopot oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (8/9/2025).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, pun sempat mengungkapkan jabatan Menko Polkam akan dijabat secara ad interim oleh menteri lain.

"Berkenaan dengan posisi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, untuk sementara waktu, Bapak Presiden belum menunjuk secara definitif siapa yang akan beliau tugaskan menjadi Menko Polkam."

"Sehingga untuk sementara waktu, beliau akan menunjuk ad interim untuk menjabat sebagai Menko Polkam," katanya kepada Tribunnews.com, Senin.

Ad interim berasal dari bahasa Latin yang berarti 'sementara'. Istilah ini memang kerap digunakan untuk merujuk kepada pengganti sementara seorang pejabat negara.

Bahkan, Prasetyo juga masih enggan untuk menyebut sosok menteri yang akan menjabat secara ad interim sebagai Menko Polkam.

"Tunggu nanti diumumkan. Nanti pokoknya sebelum ditandatangani nggak diumumkan," ujarnya.

Lantas, siapa pengganti Budi Gunawan?

Di tengah kekosongan kursi Menkopolkam, Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas menilai Mahfud MD menjadi sosok yang bisa dipertimbangkan untuk menggantikan Budi Gunawan.

Fernando menganggap hal tersebut berkaca dari kinerja Mahfud MD saat masih menjabat sebagai Menko Polhukam di era kepemimpinan periode kedua dari Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Menurutnya, Prabowo tidak perlu terlalu mempertimbangkan sosok yang menjabat sebagai Menkopolkam adalah orang yang memiliki latar belakang militer.

"Saya kira hanya bukan tentara yang menjadi background beliau untuk bisa diangkat menjadi Menkopolkam. Misalnya, kita kalau belajar, Pak Mahfud MD pada pemerintahan Pak Jokowi di periode kedua, ternyata walaupun beliau sipil, tapi bisa menjalankan tugasnya sebagai Menkopolhukam," tukasnya dalam program On Focus yang tayang di YouTube Tribunnews, dikutip pada Selasa (9/9/2025).

Tak cuma Mahfud, Fernando menilai sosok seperti Yusril Ihza Mahendra juga bisa dipertimbangkan untuk mengisi kursi Menkopolkam.

Menurutnya, Yusril memiliki kecakapan di bidang politik dan keamanan meski berlatar belakang sebagai ahli hukum tata negara.

Yusril saat ini turut masuk dalam Kabinet Merah Putih sebagai Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Indonesia.

"Selain Prof Mahfud kan bisa saja, nama-nama lain seperti Prof Yusril. Meski beliau memang ahli secara tata negara tetapi kan beliau memiliki kemampuan untuk lebih leluasa dalam bisa memahami dan menganalisa segala sesuatu untuk bisa dijalankan dan dimanfaatkan secara informasi untuk kepentingan pemerintahan Pak Prabowo ke depannya," katanya.

Baca juga: Sosok Mochamad Irfan Yusuf, Menteri Haji dan Umrah yang Dilantik Presiden Prabowo  

Mahfud Komentari Pencopotan Budi Gunawan

Di sisi lain, Mahfud pun turut mengomentari pencopotan Budi Gunawan sebagai Menko Polkam.

Dia mengatakan lebih suka sosok yang mengisi posisi tersebut yakni dari latar belakang sipil.

“Kalaupun tidak sipil murni, ya pensiunan TNI, Polri, dan sebagainya. Tidak apa-apa juga karena pada dasarnya mereka sudah sipil kalau sudah pensiunan,” ujar Mahfud dikutip dari Metro TV.

Selain itu, sosok pengganti Budi Gunawan juga memiliki sikap yang tidak terlalu agresif dalam membuat kebijakan. 

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu juga menganggap orang yang duduk sebagai Menko Polkam harus bisa meyakinkan Prabowo dalam tiap usulannya.

Menurutnya segala syarat yang disampaikannya tersebut harusnya adalah orang yang dekat dengan Prabowo.

Jika tidak, maka Prabowo tidak mungkin mengetahui kemampuan dari sosok pengganti Budi Gunawan tersebut.

“Kita tunggu aja Pak Presiden nanti menentukan apa yang dilakukan untuk kementerian ini,” ucap Mahfud.

Prabowo Tunjuk Sjafrie Sjamsoeddin sebagai Menkopolkam Ad Interim

MENTERI PERTAHANAN: Letnan Jenderal (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin Menteri Pertahanan kabinet Prabowo.
MENKO POLKAM -- Letnan Jenderal (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin Menteri Pertahanan kabinet Prabowo. (Kolase Kompas)

Presiden Prabowo Subianto menunjuk Sjafrie Sjamsoeddin sebagai Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) ad interim.

Penunjukan ini dilakukan setelah posisi tersebut kosong usai perombakan kabinet yang mencopot Budi Gunawan.

Surat penunjukan tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi kepada Sjafrie pada Senin (8/9/2025). Keesokan harinya, Sjafrie langsung memimpin rapat perdana dengan para pejabat utama Kemenko Polkam.

Dalam arahannya, jenderal purnawirawan TNI itu menegaskan bahwa ia akan memimpin Kemenko Polkam selama beberapa bulan ke depan, hingga Presiden menunjuk pejabat definitif.

"Saya memberikan pengarahan pertama kepada para pejabat utama yang selama beberapa bulan lamanya ke depan, mereka akan membantu saya sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan ad interim," ujar Sjafrie dalam jumpa pers di Gedung Kemenko Polkam, Jakarta seperti dilansir dari Kompas.com, Kamis (11/9/2025).

Arahan dari Presiden Prabowo

Sjafrie juga mengungkapkan arahan yang ia terima langsung dari Presiden Prabowo. Ia ditugaskan untuk melanjutkan tugas pokok Kemenko Polkam dan diberi kewenangan penuh untuk mengambil langkah-langkah yang efisien dan efektif.

"Arahan yang diberikan kepada saya adalah melanjutkan tugas pokok dari Kementerian Koordinator Polkam. Dan saya diberi kewenangan untuk mengambil langkah-langkah yang efisien, efektif, agar supaya semua pekerjaan bisa berjalan lancar," ucapnya.

Sjafrie menambahkan bahwa fokus utamanya adalah merevitalisasi organisasi di kementerian tersebut.

Dengan penugasan baru ini, Sjafrie kini merangkap empat jabatan sekaligus di pemerintahan, termasuk sebagai Menteri Pertahanan yang telah ia jabat sejak 21 Oktober 2024.

 

Artikel ini dioptimasi dari Tribunsorong.com dan Kompas.com

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Kamis, 05 Maret 2026 (15 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:32
Subuh 04:42
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:13
Maghrib 18:06
‘Isya’ 19:14

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved