Reshuffle Kabinet
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Didesak Mundur Usai Pernyataan 'Sebagian Kecil Masyarakat' Viral
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa didesak mundur dari jabatannya oleh massa mahasiswa Universitas Indonesia (UI).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Menteri-Keuangan-Purbaya-Yudhi-Sadewa-viral-rakyat.jpg)
"Kalau kemarin salah ngomong, saya minta maaf," kata Purbaya usai rapat bersama Presiden Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (9/9/2025).
Purbaya menjelaskan, pernyataannya bertujuan untuk menekankan bahwa pemerintah akan berfokus pada pemulihan ekonomi. Menurutnya, ketika ekonomi membaik dan lapangan kerja tersedia, gelombang protes akan mereda.
"Maksudnya begini, ketika ekonomi agak tertekan, kebanyakan masyarakat yang merasa susah, bukan sebagian kecil, ya. Mungkin sebagian besar kalau sudah sampai turun ke jalan," jelasnya.
Purbaya menambahkan bahwa pernyataannya tersebut banyak dipotong-potong. Namun, ia tidak mempermasalahkannya dan menganggap hal itu sebagai proses edukasi publik.
"Ini proses edukasi ke publik. Ya enggak apa-apa. Saya juga sama. Kalau saya salah, saya perbaiki," tuturnya.
Sebelumnya, pada Senin (8/9/2025), Purbaya mengatakan bahwa gelombang protes terkait Gerakan 17+8 Tuntutan Rakyat bukanlah representasi dari seluruh masyarakat.
Menurutnya, aspirasi itu hanya datang dari sebagian kecil warga yang merasa belum puas dengan kondisi ekonomi. Purbaya bahkan menyatakan bahwa tuntutan tersebut akan "hilang dengan otomatis" jika pertumbuhan ekonomi meningkat.
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Mahasiswa UI Desak Purbaya Yudhi Dicopot Prabowo, Menkeu Minta Maaf Respon 17+8 Tuntutan Rakyat