Rabu, 4 Maret 2026

Gerhana Bulan Total

Lokasi Terbaik Menyaksikan Gerhana Bulan Total Malam Ini 7 September 2025

Fenomena langka, Gerhana Bulan Total, akan terjadi malam ini, Minggu (7/9/2025), dan dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Lokasi Terbaik Menyaksikan Gerhana Bulan Total Malam Ini 7 September 2025
Serambinews.com
GERHANA BULAN -- Pengamatan gerhana bulan persial di IAIN Lhokseumawe, Minggu (29/10/2023) dini hari. Simak lokasi terbaik untuk menyaksikan Gerhana Bulan Total (Sumber Foto: Serambinews.com) 

TRIBUNGORONTALO.COM – Fenomena langka, Gerhana Bulan Total, akan terjadi malam ini, Minggu (7/9/2025), dan dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), puncaknya akan terjadi pada dini hari Senin (8/9/2025).  Momentum ini menarik untuk diamati dari tempat-tempat strategis.

Bagi Anda yang ingin menyaksikan pemandangan terbaik, BMKG menyarankan untuk mencari lokasi yang tinggi dan minim polusi cahaya.

Berikut tempat terbaik untuk melihat Gerhana Bulan Total malam hari nanti.

Atap Rumah atau Balkon: 

Lokasi ini menawarkan sudut pandang yang lebih luas dan minim halangan dari bangunan lain.

Lapangan Terbuka atau Taman:

Area terbuka seperti lapangan atau taman kota menjadi pilihan ideal karena tidak terhalang pepohonan atau bangunan tinggi.

Wilayah Jauh dari Lampu Kota:

Untuk mendapatkan pengalaman terbaik, pergilah ke daerah yang jauh dari keramaian kota. Langit yang lebih gelap akan membuat fenomena gerhana terlihat lebih jelas.

Gerhana ini dapat disaksikan dengan mata telanjang. Namun, jika Anda ingin melihat detailnya lebih dekat, gunakan teropong atau teleskop. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Festival Walima Gorontalo Diwarnai Kemacetan, Jalanan Desa Bongo Terkunci Berjam-jam

Jadwal Gerhana Berdasarkan Zona Waktu

Bersiaplah, Gerhana Bulan 28 Juli Nanti Digadang-gadang Akan Jadi yang Terlama di Abad 21
GERHANA BULAN -- Ilustrasi Gerhana Bulan. Fenomena ini akan terjadi pada malam hari nanti, Minggu (7/9/2025) (Sumber Foto: Tribun Jakarta / National Geographic)

Fenomena ini akan berlangsung selama 5 jam 39 detik secara keseluruhan. Berikut adalah rincian jadwalnya:

Fase Awal (Gerhana Penumbra):

WIB: Minggu, 7 September 2025, pukul 22.26

WITA: Minggu, 7 September 2025, pukul 23.26

WIT: Senin, 8 September 2025, pukul 00.26

Puncak Gerhana:

WIB: Senin, 8 September 2025, pukul 01.11

WITA: Senin, 8 September 2025, pukul 02.11

WIT: Senin, 8 September 2025, pukul 03.11

Tata Cara Salat Gerhana Bulan

Dikutip dari kitab Nihayatuz Zain, berikut adalah urutan dan tata cara pelaksanaan salat gerhana bulan:

Niat

Niatkan salat di dalam hati saat takbiratul ihram.

أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا/مَأمُومًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Artinya: "Saya salat sunah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah swt."

Rakaat Pertama:

Mengucap takbiratul ihram dan membaca niat.

Lalu membaca taawudz, Surat Al-Fatihah, lalu dilanjutkan membaca surat panjang seperti Surat Al-Baqarah.

Kemudian rukuk dengan durasi yang dianjurkan sepanjang membaca 100 ayat Surat Al-Baqarah.

Lanjut I'tidal.

Kembali membaca Surat Al-Fatihah, lalu dilanjutkan dengan surat panjang lainnya seperti Surat Ali Imran.

Rukuk kedua, dianjurkan selama membaca 80 ayat Surat Al-Baqarah.

I'tidal kedua dan membaca doa i'tidal.

Sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua. Durasi sujud dianjurkan selama rukuk pertama dan kedua.

Rakaat Kedua:

Bangkit dari sujud dan berdiri untuk rakaat kedua.

Gerakannya sama dengan rakaat pertama. Perbedaannya, dianjurkan untuk membaca Surat An-Nisa setelah Al-Fatihah pada berdiri pertama, dan membaca Surat Al-Maidah pada berdiri kedua.

Setelah sujud kedua, dilanjutkan dengan tasyahud akhir dan salam.

Setelah salat, imam atau orang yang diberi wewenang menyampaikan dua khutbah. Khutbah ini berisi anjuran untuk beristigfar, meningkatkan ketakwaan, bertaubat, bersedekah, dan perbuatan baik lainnya.

Doa saat gerhana bulan:

اللَّهُمَّ يَا مَنْ بِيَدِهِ الْخَيْرُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ، وَبَارِكْ لَنَا فِي هَذِهِ الْلَيْلَةِ، وَاجْعَلْهَا لَيْلَةَ رَحْمَةٍ وَمَغْفِرَةٍ وَعَافِيَةٍ، وَنَجِّنَا مِنْ شَرِّ مَا قَضَيْتَ، وَارْحَمْنَا إِذَا تَوَفَّيْتَ، وَأَتْمِمْ عَلَيْنَا نِعْمَتَكَ، وَأَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ.

Artinya:

"Ya Allah, wahai Dzat yang di tangan-Nya segala kebaikan, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu, limpahkanlah rahmat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga, dan sahabatnya. Berkahilah kami pada malam ini, jadikanlah malam ini sebagai malam rahmat, ampunan, dan keselamatan.

Selamatkan kami dari keburukan takdir-Mu, rahmatilah kami ketika Engkau mewafatkan kami, sempurnakanlah nikmat-Mu atas kami, dan aku memohon kepada-Mu ampunan dan keselamatan di dunia dan akhirat, dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Yang Maha Paling Penyayang."

Itulah bacaan doa dan tata cara salat Gerhana Bulan. Wallahua'lam Bissawab. 

 

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Rabu, 04 Maret 2026 (14 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:32
Subuh 04:42
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:14
Maghrib 18:06
‘Isya’ 19:14

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved