SEPAK BOLA
AC Milan Lakukan Reset Besar-Besaran, Tinggal 9 Pemain Lama yang Bertahan
Semua orang bisa melihat bahwa AC Milan benar-benar melakukan reset besar-besaran musim ini. Hal itu bukan lagi sekadar jargon, melainkan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/SEPAK-BOLA-AC-Milan-benar-benar-berubah-total-Hanya-9-pemain.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Semua orang bisa melihat bahwa AC Milan benar-benar melakukan reset besar-besaran musim ini.
Hal itu bukan lagi sekadar jargon, melainkan kenyataan yang tidak bisa dihindari.
Namun, seberapa besar perubahan yang terjadi mungkin masih banyak yang belum menyadarinya.
Istilah “reset” dalam sepak bola kerap digunakan berlebihan, beberapa klub hanya menjual sedikit pemain dan mendatangkan beberapa wajah baru lalu menyebutnya sebagai reset.
Tetapi, AC Milan musim ini membuktikan bahwa mereka melangkah lebih jauh.
Bukan sekadar tambal sulam, melainkan perombakan total skuat.
Hanya 9 Pemain Lama yang Bertahan
Menurut laporan Tuttosport, musim lalu pelatih Paulo Fonseca memiliki skuat berjumlah 27 pemain.
Namun, setelah gelombang eksodus besar-besaran musim panas ini, hanya sembilan pemain yang tersisa.
Mereka adalah: Mike Maignan, Lorenzo Torriani, Matteo Gabbia, Fikayo Tomori, Strahinja Pavlovic, Youssouf Fofana, Ruben Loftus-Cheek, Christian Pulisic, dan Rafael Leao.
Artinya, mayoritas wajah lama sudah meninggalkan San Siro, dan manajemen Rossoneri benar-benar menjalankan reset yang sesungguhnya.
Bintang Besar Angkat Kaki
Daftar kepergian musim panas ini dipimpin oleh nama-nama penting seperti Theo Hernandez, Tijjani Reijnders, dan Malick Thiaw.
Selain itu, ada pula sejumlah pemain yang memang jarang mendapat menit bermain dari Fonseca. Walau begitu, fakta ini menegaskan dua hal:
Manajemen seolah mengakui adanya kesalahan dalam kegagalan musim lalu.
Sebab, meski musim lalu manajemen berkali-kali menyampaikan bahwa skuat sudah cukup mumpuni untuk mengejar ambisi besar, hasil di lapangan justru jauh dari harapan.
Kini, dengan wajah tim yang benar-benar berbeda, hasil besar sangat dibutuhkan.
Bukan hanya demi Paulo Fonseca dan para pemain, tetapi juga demi manajemen AC Milan yang mempertaruhkan reputasinya melalui proyek reset ini.
Musim 2025/2026 akan menjadi ujian nyata.
AC Milan harus membuktikan perombakan besar ini sebagai langkah tepat menuju kejayaan, atau justru akan kembali menjadi bumerang.
(*)
| Chelsea Hadapi Arsenal, Wajib Menang Demi Amankan Posisi Lima Besar Liga Champion |
|
|---|
| Barcelona Hancur Lebur, Dipermalukan Atlético Madrid 0–4 di Semifinal Copa del Rey |
|
|---|
| Bos Manchester United Jim Ratcliffe Minta Maaf Usai Pernyataan Anti-Imigran Picu Kritik |
|
|---|
| Manchester United Masukkan Sandro Tonali dalam Daftar Target Transfer Musim Panas |
|
|---|
| Beckham Berambisi Satukan Ronaldo dan Messi di Inter Miami |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.