Rabu, 11 Maret 2026

Berita Viral

Langka Hukum Ditempuh Anggota DPRI RI Ahmad Sahroni, Tak Terima Rumahnya Dijarah Massa

Politikus Partai NasDem yang dikenal dengan julukan Crazy Rich Priok ini melaporkan peristiwa penjarahan tersebut ke Polres Metro Jakarta Utara

Tayang:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Langka Hukum Ditempuh Anggota DPRI RI Ahmad Sahroni, Tak Terima Rumahnya Dijarah Massa
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
RUMAH DIJARAH - (kanan) Ahmad Sahroni. (kiri) Rumah anggota DPR RI sekaligus politikus Partai NasDem Ahmad Sahroni di Tanjung Priok, Jakarta Utara, digeruduk massa pada Sabtu (30/8/2025) sore. Langkah hukum akhirnya ditempuh Ahmad Sahroni, anggota DPR RI nonaktif, usai rumah mewahnya di Tanjung Priok, Jakarta Utara, dijarah ratusan orang pada Sabtu (30/8/2025). 

Bukan sembarang patung, satu action figure Iron Man paling besar seharga lebih dari Rp 400 juta.

Selain barang-barang mahal itu, warga juga mengambil ijazah, sertifikat tanah, dan SKCK milik Ahmad Sahroni.

Barang berharga lain yang dijarah warga di antaranya yakni figurine F1, TV, Macbook, drone, sepatu Air Jordan, PS 5, brankas, bath-up hingga kulkas.

Pemandangan di dalam rumah juga menyingkap atribut personal milik Sahroni. Terlihat amplop bertuliskan DPR RI dengan nama Ahmad Sahroni serta berbagai perabotan yang dilabeli ASC (Ahmad Sahroni Community) sebagian dibawa kabur dan juga berserakan.

Sementara sebagian lainnya asik berenang di dalam kolam renang pribadi yang ada di rumah Ahmad Sahroni.

Ucapan Sahroni Memancing Amarah Publik

Dalam beberapa waktu terakhir, nama Ahmad Sahroni menjadi sorotan publik setelah pernyataannya terkait kisruh kenaikan tunjangan DPR RI.

Ia sempat menyebut bahwa desakan masyarakat untuk membubarkan DPR adalah hal keliru.

Saat melakukan kunjungan kerja di Polda Sumatera Utara, Jumat (22/8/2025), Sahroni menyebut pernyataan pembubaran DPR sebagai tindakan bodoh.

"Mental manusia yang begitu adalah mental orang tertolol sedunia. Catat nih, orang yang cuma bilang bubarin DPR itu adalah orang tolol sedunia. Kenapa? Kita nih memang orang semua pintar semua? Enggak bodoh semua kita," kata Sahroni.

Desakan pembubaran DPR mencuat seiring munculnya rincian gaji dan penghasilan anggota DPR yang dinilai fantastis hingga Rp 230 juta, namun dinilai tak diimbangi dengan kinerja anggota DPR.

Di sisi lain, adanya kenaikan tunjangan bagi anggota DPR di tengah kondisi ekonomi yang sulit di masyarakat dianggap tidak pantas.

Pernyataan Sahroni tersebut kemudian memunculkan reaksi balik dari publik.

Ahmad Sahroni pun menyampaikan klarifikasi. Ia membantah merendahkan masyarakat yang belakangan menyerukan pembubaran DPR RI.

Baca juga: Cek Sekarang! Pemerintah Salurkan Bansos PKH September 2025, Ini Cara Pastikan Nama Anda Terdaftar

Ia bahkan mengeklaim, pernyataan "orang tolol sedunia" yang menuai kritik sesungguhnya bukan ditujukan kepada publik, melainkan pada cara berpikir pihak yang menilai DPR bisa begitu saja dibubarkan.

“Kan gue tidak menyampaikan bahwa masyarakat yang mengatakan bubarkan DPR itu tolol, kan enggak ada,” ujar Sahroni saat dihubungi Kompas.com, Selasa (26/8/2025).

“Tapi untuk spesifik yang gue sampaikan bahwa bahasa tolol itu bukan pada obyek, yang misalnya ‘itu masyarakat yang mengatakan bubar DPR adalah tolol’. Enggak ada itu bahasa gue,” imbuh dia. 

Menurut dia, ucapannya dipahami keliru sehingga kemudian digoreng seolah-olah ditujukan kepada masyarakat.

Sahroni menegaskan, yang disorotinya adalah logika berpikir yang menilai DPR bisa dibubarkan hanya karena isu gaji dan tunjangan anggota.

“Iya, masalah ngomong bubarin pada pokok yang memang sebelumnya adalah ada problem tentang masalah gaji dan tunjangan. Nah, kan itu perlu dijelasin bagaimana itu tunjangan, bagaimana itu tunjangan rumah. Kan perlu penjelasan yang detail dan teknis,” tutur Sahroni.

“Maka itu enggak make sense kalau pembubaran DPR, cuma gara-gara yang tidak dapat informasi lengkap tentang tunjangan-tunjangan itu,” ujar dia.

 

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com

Sumber: Tribun Medan
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Rabu, 11 Maret 2026 (21 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:30
Subuh 04:40
Zhuhr 12:01
‘Ashr 15:08
Maghrib 18:04
‘Isya’ 19:12

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved