Kamis, 5 Maret 2026

Berita Viral

Disangka Intel, Rusdamdiansyah Sopir Ojol Tewas Dikeroyok Massa saat Demo

Seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Rusdamdiansyah alias Dandi (25) tewas dikeroyok massa di depan kampus UMI

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Disangka Intel, Rusdamdiansyah Sopir Ojol Tewas Dikeroyok Massa saat Demo
Instagram Rieke Diah Pitaloka
TEWAS DIKEROYOK - Rusdamdiansyah, seorang sopir ojek online (Ojol), tewas setelah dikeroyok oleh massa Demonstran pada Jumat (29/8/2025). 

TRIBUNGORONTALO.COM – Seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Rusdamdiansyah alias Dandi (25) tewas dikeroyok massa di depan kampus UMI, Kota Makassar, pada Jumat (29/8/2025). 

Dandi menjadi korban kebrutalan massa setelah ia diduga sebagai intel.

Kabar duka ini dikonfirmasi oleh Grab Indonesia melalui akun Instagram resminya. 

"Dengan penuh duka, kami membenarkan bahwa sosok yang berpulang dalam insiden di Makassar semalam adalah Mitra Pengemudi kami, Almarhum Rusdamdiansyah (Dandi)," tulis pihak Grab Indonesia seperti dikutip TribunGorontalo.com dari Grid Id, Selasa (2/9/2025).

Kepala BPBD Makassar, M Fadli Tahar, menjelaskan bahwa Dandi ditemukan tewas setelah dikeroyok oleh massa yang semakin tidak terkendali. 

"Jadi ada kejadian satu orang di depan kampus UMI. Itu meninggal juga," ujarnya.

Berdasarkan informasi yang beredar, Dandi, yang merupakan warga sekitar, sedang berada di lokasi untuk menonton aksi demonstrasi. 

Namun nahas, ia justru terjebak dan menjadi korban penganiayaan. Ia dituduh sebagai intel oleh sekelompok demonstran, yang kemudian mengeroyoknya secara brutal.

Dandi sempat dilarikan ke RSUP Kemenkes Makassar dalam kondisi kritis, namun nyawanya tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (30/8/2025).

Aksi unjuk rasa yang berujung ricuh di Makassar juga menyebabkan insiden pembakaran Gedung DPRD Makassar. 

Selain Dandi, insiden tersebut mengakibatkan meninggalnya dua orang lainnya dan melukai tujuh korban. 

Salah satu korban tewas adalah Syaiful Akbar, Plt Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) Kecamatan Ujung Tanah.

Saat api mulai berkobar, Saiful yang sedang berada di gedung untuk rapat panik dan melompat dari lantai 4. 

Ia sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Baca juga: Demo Ricuh, Belasan Mahasiswa Gorontalo Diamankan Polisi

Daftar korban jiwa lainnya

1. Rheza Sendy Pratama
 
Rheza Sendy Pratama, mahasiswa semester V Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta, meninggal dunia dalam kericuhan demonstrasi di depan Markas Polda DIY pada Minggu pagi, 31 Agustus 2025.

Ia sempat dilarikan ke RSUP Dr. Sardjito, namun nyawanya tak tertolong. 

Ayahnya, Yoyon Surono, menemukan luka-luka mencurigakan pada jenazah putranya, seperti dugaan patah leher kiri, bekas pijakan sepatu di perut, serta luka lecet dan sayatan. 

Hingga kini, keluarga belum menerima penjelasan resmi terkait penyebab pasti kematiannya.

2. Affan Kurniawan
 
Seorang pengemudi ojek daring berusia 21 tahun, Affan Kurniawan, meninggal pada 28 Agustus 2025. Ia terlindas kendaraan taktis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, saat sedang mengantarkan pesanan makanan di tengah kerusuhan.

Affan, yang bukan bagian dari massa aksi, terpeleset saat mencari jalur alternatif dan ditabrak serta terlindas oleh kendaraan Barracuda Brimob. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong.

3. Muhammad Akbar Basri
 
Dikenal dengan sapaan Abay, Muhammad Akbar Basri adalah staf Humas dan fotografer protokoler DPRD Kota Makassar. 

Ia meninggal dunia dalam tragedi pembakaran Gedung DPRD Makassar pada Jumat malam, 29 Agustus 2025.

Abay terjebak di dalam ruangan saat massa membakar gedung dan tidak sempat menyelamatkan diri. Jenazahnya ditemukan hangus terbakar setelah api berhasil dipadamkan.

4. Andika Lutfi Falah

Seorang pelajar kelas 11 SMK Negeri 14 Kabupaten Tangerang, Andika Lutfi Falah, meninggal dunia setelah mengalami luka berat dalam kerusuhan di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, pada 28 Agustus 2025.

Andika, yang pergi ke Jakarta tanpa sepengetahuan orang tua, mengalami benturan benda tumpul di bagian belakang kepala yang membuatnya koma. Ia sempat dirawat intensif namun meninggal dunia pada 30 Agustus 2025.

5. Iko Juliant Junior
 
Iko Juliant Junior, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (Unnes), meninggal dunia pada 31 Agustus 2025 dalam kondisi yang memicu kejanggalan. 

Ia sempat memberi kabar akan menjemput temannya yang ditahan usai demonstrasi.

Pada Minggu pagi, Iko ditemukan dalam kondisi kritis dan diantar ke rumah sakit dengan kendaraan Brimob. 

Ia mengalami kerusakan limpa dan pendarahan hebat. Sebelum meninggal, Iko sempat mengigau, berkata: “Ampun Pak, tolong Pak, jangan pukulin saya lagi.”

6. Sarina Wati

Sarina Wati, seorang staf pendamping anggota DPRD Kota Makassar, juga meninggal dalam tragedi pembakaran Gedung DPRD Makassar pada 29 Agustus 2025. 

Ia terjebak di ruang humas saat api berkobar dan mengalami luka bakar serius di seluruh tubuh sebelum akhirnya wafat di RS Bhayangkara Makassar.

7. Sumari
 
Sumari, seorang penarik becak berusia 60 tahun di Surakarta, meninggal dunia pada 29 Agustus 2025. 

Ia bukan peserta aksi, melainkan warga biasa yang terkena dampak langsung dari kericuhan. 

Sumari, yang sedang tidur di becaknya, terkena paparan gas air mata yang diduga menyebabkan serangan jantung dan kambuhnya asma.
 
Aksi unjuk rasa ini dipicu oleh berbagai isu, termasuk kematian tragis pengemudi ojek daring Affan Kurniawan, kenaikan tunjangan DPR, kontroversi RAPBN 2026, dan penjarahan rumah pejabat.

Pada Selasa, 2 September 2025, akan digelar "Aksi Damai Ojol" yang bertajuk "Tebar Sejuta Mawar Kebaikan #KalianBukanMusuhKami" di Monas. 

Aksi ini direncanakan sebagai konvoi damai untuk menyerukan perdamaian di tengah situasi yang memanas.

 

 Artikel ini telah tayang di Grid.id dan Tribun-Medan.co.id 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Kamis, 05 Maret 2026 (15 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:32
Subuh 04:42
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:13
Maghrib 18:06
‘Isya’ 19:14

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved