Demo DPR RI
Usai Rumah Dijarah, Polisi Telusuri Pelaku Penyerangan Rumah Ahmad Sahroni di Tanjung Priok
Kepolisian menyatakan telah memeriksa lima orang saksi yang berada di sekitar lokasi saat massa tak dikenal merangsek masuk dan mengamuk
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kondisi-Rumah-Ahmad-Sahroni-vxv.jpg)
Massa yang beringas juga menjarah seisi rumah Ahmad Sahroni, misalnya barang-barang elektronik, perabotan, bahkan brankas berisi uang tunai.
Baca juga: Helikopter Jatuh di Tanahbumbu, Ini Identitas Pilot dan 6 Penumpangnya
Baca juga: Bukan Pendemo, Hanya Ojol Cari Nafkah: Umar Ditarik, Dipukul, dan Patah Tulang di Tengah Ricuh Demo
Sosok Ahmad Sahroni belakangan disorot publik lantaran ucapan kontroversialnya di tengah kisruh kenaikan tunjangan DPR RI.
Dalam salah satu keterangannya, Ahmad Sahroni mengatakan bahwa desakan membubarkan DPR yang banyak dilontarkan masyarakat usai isu kenaikan tunjangan itu adalah hal keliru.
Sahroni menyebut bahwa desakan itu adalah hal yang tolol.
"Mental manusia yang begitu adalah mental orang tertolol sedunia. Catat nih, orang yang cuma bilang bubarin DPR itu adalah orang tolol sedunia. Kenapa? Kita nih memang orang semua pintar semua? Enggak bodoh semua kita," kata Sahroni dalam kunjungan kerja di Polda Sumatera Utara, Jumat (22/8/2025) lalu.
Kekinian, akhirnya Ahmad Sahroni dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI dan kini hanya sebagai anggota.
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id