Update Demo
Daftar Barang Mewah Milik Ahmad Sahroni yang Dijarah Massa, Ada Tas Branded hingga Jam Tangan
Ribuan warga menjarah rumah Ahmad Sahroni di Tanjung Priok, membawa tas branded, jam tangan mewah, dan koleksi pribadi lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/barang-mewah-Sahroni.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Ribuan warga menyerbu kediaman Ahmad Sahroni di Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Sabtu (30/8/2025) malam, menyusul gelombang demonstrasi yang sebelumnya memuncak di depan Gedung DPR RI.
Aksi massa ini tak hanya menimbulkan kerusakan pada properti, tetapi juga membuat sejumlah barang berharga hilang dibawa oleh warga.
Dalam rekaman yang beredar di media sosial, terlihat warga mengambil berbagai barang mewah dari rumah legislator Fraksi NasDem itu.
Barang-barang tersebut meliputi jam tangan mewah, tas branded, hingga koleksi pribadi seperti figur action dan piano, yang memicu sorotan publik.
Situasi semakin kacau ketika massa mulai menyisir setiap ruangan rumah dan memasuki halaman, sementara sebagian lainnya tampak santai bermain di kolam renang.
Penjarahan ini terjadi sebagai reaksi terhadap pernyataan Sahroni mengenai pembubaran DPR, yang dianggap memicu kemarahan masyarakat.
Dilansir dari TribunMedan.com, Dalam unggahan di media sosial X, tampak berhasil mengambil beragam barang berharga dan barang mewah dari dalam rumah Sahroni.
Barang mewah itu berupa jam tangah mewah Richard Mille. Jam tangan tersebut diduga adalah Richard Mille RM 40-01 McLaren Speedtail.
Ditelusuri di situs resmi Richard Mille, jam tangan tersebut memiliki nilai harga mencapai Rp11,7 miliar.
Tak hanya jam tangan, ada juga warga yang mengambil tas merek Hermes hingga Louis Vuitton atau LV.
Selain itu, warga juga menjarah piano besar dari rumah Ahmad Sahroni.
Tidak berhenti di situ, action figure Iron Man hingga Spider-Man seukuran manusia juga ikut dijarah.
Bahkan, warga juga mengambil ijazah, sertifikat tanah, dan SKCK milik Ahmad Sahroni.
Sementara itu, barang berharga lain yang dijarah warga di antaranya yakni figurine F1, TV, Macbook, sepatu Air Jordan, PS 5, brankas, hingga kulkas.
Di sisi lain, di saat warga melakukan penjarahan barang berharga, sebagian lainnya justru berenang di dalam kolam renang yang ada di rumah Ahmad Sahroni.
Sejak sore, ratusan warga sudah memadati Jalan Swasembada Timur XXII, Kebon Bawang, Tanjung Priok, tempat rumah Ahmad Sahroni.
Mereka tersulut amarah akibat pernyataan Ahmad Sahroni yang menyebut desakan pembubaran DPR datang dari orang dengan 'mental tolol'.
Massa mulai melempari kediaman Sahroni dengan batu serta benda keras lain.
Kaca-kaca depan rumah pecah, dinding rusak, dan situasi berubah mencekam.
Emosi warga memuncak dengan menjebol pagar rumah.
Pagar roboh ke jalan, membuka akses massa untuk masuk ke halaman rumah. Massa menghancurkan mobil listrik Lexus RX 450h+ Luxury seharga Rp1,87 miliar yang terparkir di halaman.
Warga mulai masuk ke dalam rumah dan menyisir semua lantai.
Mereka membuka pintu kamar, membongkar lemari, dan mengacak-acak laci demi mencari barang berharga.
Dalam beberapa waktu terakhir, nama Ahmad Sahroni menjadi sorotan publik setelah pernyataannya terkait kisruh kenaikan tunjangan DPR RI.
Ia sempat menyebut bahwa desakan masyarakat untuk membubarkan DPR adalah hal keliru.
Saat melakukan kunjungan kerja di Polda Sumatera Utara, Jumat (22/8/2025), Sahroni menyebut pernyataan pembubaran DPR sebagai tindakan bodoh.
"Mental manusia yang begitu adalah mental orang tertolol sedunia. Catat nih, orang yang cuma bilang bubarin DPR itu adalah orang tolol sedunia. Kenapa? Kita nih memang orang semua pintar semua? Enggak bodoh semua kita," kata Sahroni.
Imbas dari pernyataan tersebut, Ahmad Sahroni dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.
Daftar isi garasi kendaraan mewah milik Ahmad Sahroni:
- MOBIL, TOYOTA FORTUNER 27SRZ Tahun 2017, HASIL SENDIRI Rp. 485.000.000
- MOBIL, FERARI 366 Tahun 2012, HASIL SENDIRI Rp.2.500.000.000
- MOBIL, BMW 1,8 Tahun 2017, HASIL SENDIRI Rp. 2.650.000.000
- MOBIL, PORSCHE 9E3 RS Tahun 2016, HASIL SENDIRI Rp.6.600.000.000
- MOTOR, YAMAHA SPORT Tahun 2016, HASIL SENDIRI Rp. 840.000.000
- MOBIL, HONDA CIVIC Tahun 1989, HASIL SENDIRI Rp. 45.000.000
- MOBIL, MERCEDES BENZ E320 Tahun 1986, HASIL SENDIRI Rp. 70.000.000
- MOBIL, TESLA X75D Tahun 2018, HASIL SENDIRI Rp. 2.800.000.000
- MOBIL, MERCEDES BENZ 280E Tahun 1986, HASIL SENDIRI Rp. 35.000.000
- MOBIL, HONDA ODYSSEY Tahun 2007, HASIL SENDIRI Rp. 120.000.000
- MOBIL, HONDA CIVIC LX Tahun 1990, HASIL SENDIRI Rp. 30.000.000
- MOBIL, MERCEDES BENZ 420 EAGLE SEL Tahun 1986, HASIL SENDIRI Rp. 150.000.000
- MOBIL, TOYOTA CROWN ROYAL 3.0 AT Tahun 2005, HASIL SENDIRI Rp. 160.000.000
- MOBIL, MUSTANG SEDAN Tahun 1967, HASIL SENDIRI Rp. 150.000.000
- MOBIL, VOLKSWAGEN VOLKSWAGEN BEETLE Tahun 1963, HASIL SENDIRI Rp. 100.000.000
- MOBIL, MERCEDES-BENZ SL 190B Tahun 1957, HASIL SENDIRI Rp. 250.000.000
- MOBIL, MERCEDES-BENZ 560 SEL Tahun 1990, HASIL SENDIRI Rp. 250.000.000
- MOBIL, SUZUKI JIMNY Tahun 2020, HASIL SENDIRI Rp. 325.000.000
- MOBIL, MUSTANG FASTBACH Tahun 1967, HASIL SENDIRI Rp. 190.000.000
- MOBIL, DAEWOO CIELO Tahun 1997, HASIL SENDIRI Rp. 125.000.000
- MOBIL, BENTLEY - Tahun 1997, HASIL SENDIRI Rp. 255.000.000
- MOTOR, VESPA PRIMAVERA Tahun 2020, HASIL SENDIRI Rp. 57.000.000
- MOTOR, VESPA PRIMAVERA Tahun 2018, HASIL SENDIRI Rp. 55.000.000
- MOTOR, VESPA KONGO 1963 Tahun 1963, HASIL SENDIRI Rp. 30.000.000
- MOTOR, HARLEY DAVIDSON ROAD GLIDE Tahun 2022, HASIL SENDIRI Rp. 1.660.000.000
- MOBIL, HONDA ESTILO Tahun 1997, HASIL SENDIRI Rp. 200.000.000
- MOBIL, PORSCHE 911 SPORT CLASSIC Tahun 2016, HASIL SENDIRI Rp. 14.000.000.000
- MOBIL, TESLA CYBER TRUCK Tahun 2024, HASIL SENDIRI Rp. 4.000.000.000.
Ahmad Sahroni Tak Terima Dua Rumahnya Dijarah Massa, Janji Bakal Tempuh Jalur Hukum
Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem, Ahmad Sahroni, angkat suara setelah dua rumah pribadinya di Tanjung Priok, Jakarta Utara, menjadi sasaran penjarahan massa pada Sabtu (30/8/2025) malam.
Peristiwa itu terjadi pasca demonstrasi yang berakhir ricuh di depan Gedung DPR RI.
Dalam pernyataan resminya di media sosial, Sahroni mengecam keras tindakan massa dan menegaskan bahwa keselamatan keluarga serta properti pribadi harus dijaga.
Ia menilai aksi penjarahan merupakan bentuk pelanggaran hukum yang tidak dapat dibiarkan begitu saja.
Sahroni menambahkan, dirinya akan menempuh jalur hukum untuk menindaklanjuti kasus ini, agar pelaku bertanggung jawab atas kerusakan dan kehilangan barang-barang di kediamannya.
Ia juga berharap pihak berwenang segera mengusut tuntas insiden tersebut agar peristiwa serupa tidak terulang di masa mendatang.
Dilansir dari TribunJateng.com, Lewat akun media sosial pribadinya, Sahroni meluapkan kekecewaan mendalam.
“Kalau kecewa sama saya, ya hadapi saya. Jangan tempat tinggal saya dan barang-barang keluarga saya!!!” tulis Sahroni.
Ia juga menyebut tidak akan tinggal diam.
“Saya, Ahmad Sahroni. Dengan ini tidak menerima penjarahan dan akan membawa hal ini ke ranah hukum,” tegasnya.
Dalam unggahan lain, Sahroni menuliskan, “Ya Allah.. kenapa jadi sampai kayak gini ????????,” serta menyebut pelaku dengan kata-kata keras: “Bedebah kalian, mainnya penjarahan!!!” (*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.