Berita Viral
Benarkah Malas Mandi Tanda Seseorang Punya Gangguan Jiwa? Ini Penjelasan dari Psikolog
Ramai di medsos, malas mandi dikaitkan dengan gangguan jiwa. Psikolog beri penjelasan, benarkah demikian?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/malas-mandi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Belakangan media sosial diramaikan perdebatan soal kebiasaan malas mandi yang disebut-sebut sebagai tanda gangguan jiwa.
Unggahan warganet bahkan mengaitkan perilaku ini dengan kondisi psikologis seseorang.
Isu tersebut memicu beragam tanggapan, mulai dari komentar ringan hingga kekhawatiran akan kesehatan mental.
Sebagian netizen meyakini malas mandi erat kaitannya dengan depresi, sementara yang lain menganggapnya sebatas kebiasaan malas semata.
Seorang pengguna akun @lvfl*** menulis, "Emang kayanya, cuman males keliling capee".
Sementara akun @themana*** menanggapi, "Jadi selama ini kena gangguan jiwa?" Di sisi lain, akun @bulanca*** menegaskan bahwa malas mandi bukan otomatis gangguan jiwa.
Baca juga: UNG Rayakan Maulid Nabi 1447 H, Rektor Ajak Civitas Akademika Meneladani Akhlak Rasulullah SAW
“Gak dong… Malas mandi gak gangguan jiwa. Coz ini salah satu pertahanan kita. Menjaga kewarasan kita, menjaga kelembapan kulit juga. Tapi ya cukup 1x seminggu aja ya malas mandinya, demi kewarasan kita bersama. Wkwkwk… Leyeh-leyeh itu perlu… Tanpa harus mandi,” tulisnya.
Lantas benarkah malas mandi merupakan salah satu tanda gangguan jiwa?
Menanggapi hal ini, psikolog menegaskan bahwa malas mandi tidak otomatis menandakan gangguan jiwa.
Namun, perubahan pola kebersihan diri memang bisa menjadi salah satu sinyal adanya masalah kesehatan mental yang perlu diperhatikan lebih lanjut.
Hal itu disampaikan psikolog dari Ibunda.id, Danti Wulan Manunggal, menegaskan bahwa malas mandi bukan merupakan indikator pasti gangguan jiwa.
Baca juga: SDGs Center UNG Perkuat Kolaborasi Multipihak untuk Percepatan Penurunan Stunting di Gorontalo
“Tidak semua orang yang malas mandi mengalami masalah psikologis. Namun, kebiasaan ini bisa menjadi salah satu sinyal kondisi kesehatan mental tertentu,” ujarnya, Kamis (18/9/2025).
Menurut Danti, malas mandi lebih merupakan perilaku yang dapat memberikan petunjuk tentang kondisi psikologis seseorang, bukan sebuah diagnosis resmi.
Dengan kata lain, perilaku ini harus dipahami sebagai bagian dari gambaran psikologis yang lebih luas, bukan sebagai bukti adanya gangguan mental.
Menurut Danti, kebiasaan malas mandi kerap muncul bersamaan dengan stres, depresi, atau trauma.
“Depresi bisa mengurangi motivasi dan energi untuk merawat diri. Sementara stres ekstrem membuat seseorang kewalahan sehingga sulit melakukan kegiatan dasar, termasuk mandi. Pada kasus trauma, mandi bahkan bisa memicu kenangan yang tidak menyenangkan sehingga dihindari,” ujarnya.
Selain itu, perilaku ini jarang berdiri sendiri.
Baca juga: Riwayat Pendidikan DPR RI Jadi Sorotan, BPS Sebut Masih Ada 63 Anggota yang Lulusan SMA
Gejala lain yang menyertainya termasuk mood rendah, perubahan pola tidur, kehilangan minat, perubahan berat badan, kelelahan yang tak wajar, hingga pikiran negatif tentang diri sendiri.
Danti menekankan pentingnya memahami bahwa mandi bisa terasa sebagai beban fisik maupun emosional.
“Beberapa orang merasa terlalu lelah atau tidak pantas untuk menjaga kebersihan, sementara yang lain merasa kewalahan dengan aktivitas sehari-hari,” tandasnya.
Faktor psikologis lain yang memengaruhi kebiasaan ini termasuk rasa malu, harga diri rendah, gangguan citra tubuh, dan pengalaman traumatis.
Baca juga: H-3 Jelang Deadline, Ini Format Nomor SKCK untuk PPPK Paruh Waktu 2025, Jangan Sampai Salah Input!
“Malas mandi bukanlah gangguan itu sendiri, tapi jika disertai gejala lain, penting bagi individu untuk mencari bantuan profesional.
Psikolog atau psikiater bisa membantu mengidentifikasi akar masalah dan memberikan dukungan yang tepat,” tutur Danti. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
| Viral! Dua Gadis Tunarungu Lolos Kerja di Matahari, Ternyata Saudari Kembar, Banjir Dukungan |
|
|---|
| Viral Curi Uang Pedagang Nasi Uduk, Pria di Bekasi Dibekuk Polisi |
|
|---|
| DPR Turun Tangan, PHK Karyawan Mie Sedaap Resmi Disetop |
|
|---|
| Bayi 6 Bulan Meninggal, Keluarga Salahkan Puskesmas: Tabung Oksigen Kosong, Ambulans tak Ada |
|
|---|
| Anak jadi Korban Kekerasan Pacar sang Ibu saat Check In di Hotel |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.