Selebrasi Lokal 2026
Semarak Piala Dunia 2026 di Gorontalo Lewat Tradisi Pasang Bendera dan Nobar
Warga Kelurahan Dulalowo Timur, Kecamatan Kota Tengah—tepatnya di kawasan simpang tiga Masjid Al-Ikhlas—mulai menghias lingkungan
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Foto-bendera-bendera-negara-peserta-Piala-Dunia-2026-terpasang.jpg)
Ringkasan Berita:
- Warga Kelurahan Dulalowo Timur menghias lingkungan dengan bendera negara kontestan Piala Dunia 2026
- Kawasan Jalan Kenangan menjadi semarak dengan dekorasi bendera dari berbagai benua
- Tradisi menghias kampung ini dilakukan untuk menyambut turnamen besar sepak bola
- Lokasi tersebut disiapkan sebagai area nonton bareng bagi masyarakat setempat
TRIBUNGORONTALO.COM – Euforia Piala Dunia 2026 mulai menggema di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Warga Kelurahan Dulalowo Timur, Kecamatan Kota Tengah—tepatnya di kawasan simpang tiga Masjid Al-Ikhlas—mulai menghias lingkungan mereka dengan bendera negara-negara kontestan.
Pantauan di lokasi, pengendara maupun pejalan kaki yang memasuki kawasan ini langsung disambut deretan bendera yang melintang di atas jalan. Bendera-bendera tersebut diikat menggunakan tali yang menjuntai dari satu sisi ke sisi lainnya, membentuk gapura warna-warni yang memikat mata.
Tak hanya kontestan unggulan Eropa seperti Jerman, Prancis, Belanda, dan Spanyol, bendera dari kawasan Amerika hingga Asia pun turut berkibar, mulai dari Brasil, Meksiko, Amerika Serikat, Iran, hingga Jepang.
Salah seorang warga, Rahman Delu, mengatakan bahwa pemasangan bendera ini sudah dilakukan sejak sepekan lalu. Menurutnya, menghias kampung dengan atribut sepak bola sudah menjadi tradisi warga setiap kali menyambut turnamen besar.
"Ini sudah dipasang sekitar satu minggu sebelumnya," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Rabu (10/6/2026).
Rahman menjelaskan, atmosfer serupa selalu hadir di kampungnya setiap kali perhelatan akbar lapangan hijau digelar.
"Biasanya memang seperti ini, seperti pada momen Piala Dunia maupun Piala Eropa pasti seperti ini," katanya.
Ia menuturkan, bendera yang terpasang mewakili preferensi sepak bola warga sekitar yang beragam. Setiap rumah atau kelompok pemuda memiliki tim jagoan masing-masing.
"Jadi memang masing-masing ini ada yang menjagokannya, ada masyarakat yang menjagokan Spanyol sehingga ada bendera Spanyol," jelasnya.
Baca juga: Wabup Gorontalo Tonny Junus Jagokan Prancis Juara Piala Dunia 2026, Sebut Lini Belakang Paling Solid
Selain semarak oleh bendera, kawasan ini juga disiapkan sebagai lokasi nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026. Di belakang pos kamtibmas simpang tiga tersebut, terdapat lapangan berukuran sekitar $15 \times 15$ meter yang akan menjadi titik kumpul warga.
Area ini memang dikenal sebagai pusat aktivitas masyarakat Dulalowo Timur. Selain menjadi spot utama saat tradisi Tumbilotohe di bulan Ramadan, lokasinya yang strategis dan dekat dengan pangkalan bentor membuatnya selalu ramai.
Saat ditanya mengenai tim favoritnya, Rahman mengaku menduakan hatinya pada gelaran Piala Dunia 2026 ini.
"Saya pegang dua, Prancis dengan Brazil," ungkapnya.