Panen Sawah Gorontalo
Petani Kota Gorontalo Siaga Hadapi Hujan dan Panas Ekstrem Saat Padi Menguning
Memasuki masa pancaroba, petani di Kota Gorontalo mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/SAWAH-GORONTALO-Petani-memantau-kondisi-tanaman-padi-di-area-persawahan.jpg)
Namun, perubahan cuaca yang berlangsung cepat membuat petani harus lebih sering turun ke sawah untuk memastikan kondisi tanaman tetap terjaga.
“Air masih ada, belum kekeringan. Tapi ini cuaca cepat sekali berubah. Pagi panas, sore hujan deras. Jadi kami harus sering cek sawah,” ujar Suryani.
Ia menambahkan, masa pancaroba juga kerap memicu munculnya hama maupun penyakit tanaman.
Karena itu, para petani mulai melakukan langkah antisipasi lebih awal, termasuk dengan pengawasan rutin dan penggunaan pestisida secara terukur.
“Biasanya kalau cuaca begini, hama juga mulai muncul. Jadi kami antisipasi dari sekarang supaya tidak merusak padi,” jelasnya.
Secara visual, kawasan persawahan di Jalan Manado masih menunjukkan kondisi yang produktif.
Hamparan padi terlihat tumbuh merata, dengan perpaduan warna hijau dan kuning keemasan di sejumlah petak yang menandakan masa panen semakin dekat.
Di sekitar area persawahan, permukiman warga dan perbukitan tampak menjadi latar yang memperlihatkan lahan pertanian masih bertahan di tengah kawasan perkotaan.
Kondisi tersebut menunjukkan sektor pertanian di wilayah Kota Gorontalo masih memiliki peluang produksi yang baik, meski petani dihadapkan pada tantangan cuaca yang makin sulit diprediksi.
Memasuki awal musim kemarau, petani diharapkan dapat menyesuaikan pola tanam serta waktu panen agar tidak terdampak perubahan cuaca ekstrem.
Di sisi lain, dukungan pemerintah melalui informasi cuaca dan pengelolaan irigasi dinilai penting untuk membantu menjaga kestabilan produksi pertanian.
Sementara itu, petani berharap masa panen kali ini dapat berlangsung lancar tanpa gangguan cuaca yang berlebihan.
Dengan kondisi tanaman yang masih cukup baik saat ini, mereka tetap optimistis hasil panen dapat memenuhi kebutuhan konsumsi maupun penjualan.
(/Jefrii)