Mudik Lebaran 2026
Penumpang Bus Gorontalo–Palu Meningkat, PO Bone Raya Prediksi Tarif Naik hingga Rp200 Ribu
Aktivitas penumpang di Terminal Dungingi, Kota Gorontalo, mulai menunjukkan peningkatan menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Penumpang-menaruh-barang-barang-bawaan-mereka.jpg)
Ringkasan Berita:
- Aktivitas penumpang di Terminal Dungingi mulai meningkat menjelang mudik Lebaran 2026, di mana okupansi bus PO Bone Raya rute Gorontalo–Palu melonjak dari 5 orang menjadi 25 orang per keberangkatan
- Harga tiket bus saat ini masih berada di angka Rp175 ribu, namun diperkirakan akan mengalami penyesuaian hingga mencapai Rp200 ribu per orang seiring mendekatnya hari raya
- Pengelola terminal telah melakukan ramp check pada 50–60 bus sejak awal Maret untuk memastikan kelaikan jalan
TRIBUNGORONTALO.COM – Aktivitas penumpang di Terminal Dungingi, Kota Gorontalo, mulai menunjukkan peningkatan menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Meski suasana terminal masih tampak lengang pada waktu-waktu tertentu, jumlah pemesan tiket perjalanan antarprovinsi perlahan terus bertambah.
Salah satu perusahaan otobus (PO) yang mulai merasakan tren peningkatan ini adalah PO Bone Raya yang melayani rute Gorontalo menuju Palu, Sulawesi Tengah.
Agen PO Bone Raya, Yasin Hasan, mengungkapkan bahwa jumlah penumpang dalam beberapa hari terakhir meningkat signifikan dibandingkan hari biasa.
"Sudah mulai ada peningkatan penumpang, jumlahnya mulai banyak," ujarnya, Minggu (15/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa pada hari normal, jumlah penumpang biasanya hanya berkisar empat hingga lima orang per keberangkatan.
Namun, mendekati Lebaran, jumlah tersebut melonjak hingga mampu memenuhi kapasitas satu unit bus. Menurut Yasin, satu armada kini bisa mengangkut hingga 25 orang.
Baca juga: 7 Fakta Kecelakaan Maut Kakak Beradik PNS Gorontalo, Panggilan Terakhir Fanni Jadi Sorotan
Jadwal dan Tarif Perjalanan
PO Bone Raya melayani rute utama Gorontalo–Palu dengan jadwal keberangkatan dari Terminal Dungingi pukul 09.00 WITA, dan dijadwalkan tiba di Palu keesokan harinya sekitar pukul 05.00 WITA. Jadwal yang sama juga berlaku untuk rute sebaliknya.
Terkait tarif, saat ini penumpang masih dikenakan biaya Rp175 ribu per orang. Namun, harga tersebut berpotensi naik seiring semakin dekatnya hari raya.
"Kemungkinan (akan naik) hingga Rp200 ribu," tambah Yasin.
Untuk operasional, PO Bone Raya menyiagakan lima armada bus yang dibagi untuk melayani keberangkatan dari dua titik, yakni Gorontalo dan Palu. Yasin memastikan seluruh kendaraan telah melalui pemeriksaan kelayakan (ramp check) sehingga dinyatakan siap melayani pemudik.
Kesiapan Terminal Dungingi
Pihak pengelola terminal juga telah melakukan berbagai persiapan matang. Pengawas Satuan Pelayanan (Wasatpel) Terminal Dungingi, Ridwan Usman Alipu, menyatakan bahwa pemeriksaan kelayakan kendaraan sudah dilakukan sejak awal Maret.
"Kami sudah melakukan ramp check sejak awal Maret hingga tanggal 14 kemarin," ujar Ridwan saat diwawancarai sebelumnya, Selasa (10/3/2026). Pemeriksaan ini krusial guna memastikan armada dalam kondisi prima saat mengangkut penumpang.
Selain itu, pihak terminal menyiapkan posko mudik terpadu yang melibatkan berbagai instansi.
"Tersedia sekitar 50–60 bus untuk melayani arus mudik tahun ini," jelasnya.
Pantauan TribunGorontalo.com menunjukkan kondisi Terminal Dungingi masih relatif lengang pada siang hari. Hal ini dikarenakan jadwal keberangkatan bus umumnya terkonsentrasi antara waktu subuh hingga pukul 09.00 WITA, sementara bus yang datang biasanya baru tiba pada sore hingga malam hari.
Di deretan loket PO, tampak barang-barang kiriman milik penumpang tersusun rapi menunggu jadwal keberangkatan. Sejumlah petugas dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga kepolisian juga tampak bersiaga di berbagai titik strategis dan posko terpadu untuk menjamin keamanan serta kenyamanan pemudik. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.