Minggu, 15 Maret 2026

Kecelakaan Maut Minsel

Suasana Rumah Duka PNS Kakak Beradik Meninggal Kecelakaan, Keluarga Siapkan 2 Keranda

Suasana rumah duka dua Pegawai Negeri Sipil yang jadi korban meninggal saat kecelakaan lalu lintas di Desa Sapa

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto Suasana Rumah Duka PNS Kakak Beradik Meninggal Kecelakaan, Keluarga Siapkan 2 Keranda
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
RUMAH DUKA - Suasana rumah duka Fanni Anelsia Mustaki dan Yessi Sukersi Mustaki, dua Pegawai Negeri Sipil yang jadi korban meninggal saat kecelakaan lalu lintas di Desa Sapa, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, Sabtu (14/3/2026). Rumah duka berada Jalan Pangeran Hidayat atau Jalan Dua Susun, Kelurahan Wongkaditi Barat, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada Sabtu (14/3/2026) pukul 14.40 Wita.  
Ringkasan Berita:
  • Suasana rumah duka dua Pegawai Negeri Sipil yang jadi korban meninggal saat kecelakaan lalu lintas di Desa Sapa, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara
  • Kedua korban meninggal tersebut yakni Fanni Anelsia Mustaki dan kakaknya Yessi Sukersi Mustaki (41) warga Wongkaditi Barat
  • Tampak keluarga sudah memasang tenda dan membersihkan rumah duka. Kursi-kursi pun sudah disiapkan untuk pelayat. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Suasana rumah duka dua Pegawai Negeri Sipil yang jadi korban meninggal saat kecelakaan lalu lintas di Desa Sapa, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, Sabtu (14/3/2026)

Kedua korban meninggal tersebut yakni Fanni Anelsia Mustaki dan kakaknya Yessi Sukersi Mustaki (41) warga Wongkaditi Barat, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo.

Yessi Sukersi Mustaki adalah guru bahasa Inggris dan Mandari di SMA Gorontalo dan adiknya Fanni Anelsia Mustaki, Pranata Humas bidang Intelijen Kejati Gorontalo.

Amatan wartawan TribunGorontalo.com, di rumah duka, Jalan Pangeran Hidayat atau Jalan Dua Susun, Kelurahan Wongkaditi Barat, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada Sabtu (14/3/2026) pukul 14.40 Wita. 

Tampak keluarga sudah memasang tenda dan membersihkan rumah duka. Kursi-kursi pun sudah disiapkan untuk pelayat. 

Tak hanya itu, keluarga sudah menyiapkan dua keranda pengangkut jenazah yang diletakkan di halaman rumah.

RUMAH DUKA - Suasana rumah duka kakak beradik meninggal kecelakaan di Jalan Pangeran Hidayat atau Jalan Dua Susun, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada Sabtu (14/3/2026) pukul 15.00 Wita. Fanni Anelsia Mustaki dan Yessi Sukersi Mustaki, Kedua korban alami kecelakaan di Desa Sapa, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 06.30 Wita. 
RUMAH DUKA - Suasana rumah duka kakak beradik meninggal kecelakaan di Jalan Pangeran Hidayat atau Jalan Dua Susun, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada Sabtu (14/3/2026) pukul 15.00 Wita. Fanni Anelsia Mustaki dan Yessi Sukersi Mustaki, Kedua korban alami kecelakaan di Desa Sapa, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 06.30 Wita.  (TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga)

Cerita Tetangga Korban

Kerabat korban masih menunggu jenazah dari Rumah Sakit di Minahasa Selatan, Provinsi Gorontalo. "(korban) ini adalah orang baik dengan tetangga, keluarga," kata tetangga korban, Apris Doda, warga Gorontalo.

Dia mengungkapkan sebelumnya korban Fanny sempat menelepon pamannya agar tidak memberikan mobil di rumah kepada orang lain. Korban tak biasa menelpon pamannya tersebut sehingga dia menduga itu firasat peristiwa kecelakaan hari ini.

 "Anehnya Fanny (korban) tidak pernah menelepon pamannya, tapi tadi malam dia sendiri hubungi pamannya. Dia bilang 'jika ada orang jemput mobil ke bengkel, jangan kasih. Besok (hari ini) itu mobil akan dipakai ke sana-kemari'. Berarti itu sudah ada tanda-tanda," ungkapnya.

Apris Doda mengungkapkan kedua korban menuju Manado menggunakan mobil PO Garuda. Keduanya, berencana libur lebaran Idulfitri bersama ibu mereka di Manado, Sulawesi Utara. 

"Mereka berangkat pukul 10 malam, keluarga dapat kabar (kecelakaan) tadi pukul 6 pagi," ungkapnya.

Dia mengungkapkan korban sang kakak Yessi Sukersi Mustaki merupakan seorang guru sedangkan sang adik Fanni Anelsia Mustaki merupakan PNS di Kejadi Gorontalo.

"Mereka 3 bersudara, yang laki-laki (bungsu) kerja di Rumah Sakit Kandou Manado.  (Yessi)Sulung yang guru, (anak) kedua yang di kejaksaan, dan anak ketiga laki-laki di Manado," ungkapnya.

4 Korban Kecelakaan, 2 Meninggal 2 Luka-luka

KECELAKAAN -- Kecelakaan maut menimpa mobil Kijang Innova hitam asal Gorontalo di Desa Sapa, Minahasa Selatan, yang mengakibatkan dua orang penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian.
KECELAKAAN -- Kecelakaan maut menimpa mobil Kijang Innova hitam asal Gorontalo di Desa Sapa, Minahasa Selatan, yang mengakibatkan dua orang penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian. (TribunGorontalo.com)

Kedua korban meninggal yakni Fanni Anelsia Mustaki dan Yessi Sukersi Mustaki (41) warga Wongkaditi Barat, Kecematan Kota Utara, Kota Gorontalo

Banyak ucapan duka dari kerabat dan kenalan korban di Facebook menyebutkan korban Yessi Sukersi Mustaki adalah guru bahasa Inggris dan Mandari di SMA Gorontalo dan Fanni Anelsia Mustaki, Pranata Humas bidang Intelijen Kejati Gorontalo.

Korban lainnya dikabarkan mengalami luka-luka yakni Doni Tentero (45) warga Perumahan GPI Dahlia Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara dan pengendara mobil, Ismail Zees (47) berdomisili di Kelurahan Limba U II, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo

Kecelakaan lalu lintas mobil dengan plat nomor DM 1195 BA terjadi di Desa Sapa, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara (Sulut), Sabtu (14/3/2026). pagi

Mobil tersebut menabrak pohon hingga dua orang dinyatakan meninggal, sedangkan dua orang lain mengalami luka-luka.

Kasat Lantas Polres Minsel yakni Iptu Engelina Yusuf mengatakan korban meninggal bernama Fanni Anelsia Mustaki seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan  korban kedua, Yessi Sukersi Mustaki seorang PNS di Gorontalo.

"Mereka berdua yang meninggal dunia," tutur Engelina kepadan TribunManado.Id

Menurutnya, untuk pengemudi mobil bernama Ismail mengalami luka berat.

"Satu penumpang lagi bernama Doni mengalami luka ringan," jelasnya.

Dia menambahkan para korban masih berada di Rumah Sakit RSUD Teep Minsel. "Belum dijemput keluarga masih di Rumah Sakit," pungkasnya.

Engelina menjelaskan peristiwa nahas itu terjadi saat mobil tersebut melaju dengan kecepatan tinggi di ruas Jalan Trans Sulawesi, dari arah Gorontalo menuju Kota Manado.

Diduga pengemudi tidak mampu mengendalikan kendaraan sehingga terjadi kecelakaan.

Mobil tersebut menabrak sebuah pohon yang berdiri dipinggir jalan tepatnya di Desa Sapa.

"Supir membawa mobil melaju kencang dan hilang kendali," tutur Engelina saat dikonfirmasi via whatsapp.

Menurutnya, warga yang ada di lokasi langsung berusaha mengevakuasi para korban untuk dilarikan ke rumah sakit.

"Sudah di rumah sakit," jelasnya.

Dia menambahkan anggotanya masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut, termasuk memeriksa kondisi kendaraan serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat berkendara dan tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.

“Kami mengingatkan pengendara agar selalu mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan di jalan,” pesan kasat.

Video insiden kecelakaan tersebut beredar di media sosial pada Sabtu pagi.

Dalam video tersebut memperlihatkan mobil berwarna hitam dengan plat nomor DM 1195 BA.

Kondisi mobil ringsek. Mobil tersebut keluar dari badan jalan dan menabrak rumah makan. (*/TribunGorontalo/Jefri/TribunManado)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Minggu, 15 Maret 2026 (25 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:29
Subuh 04:39
Zhuhr 12:00
‘Ashr 15:04
Maghrib 18:03
‘Isya’ 19:11

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved