Harga Bahan Pokok
Harga Ikan di TPI Gorontalo Minggu 22 Februari 2026, Cakalang Naik 2 Kali Lipat
Memasuki hari keempat Ramadan, aktivitas di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Suasana-di-Tempat-Pelelangan-Ikan-TPI-pada-Minggu.jpg)
Ringkasan Berita:
- Aktivitas di TPI Tenda padat sejak pagi, namun harga ikan terpantau lebih tinggi dari biasanya.
- Pedagang menyebut kenaikan harga dipicu nelayan yang belum banyak melaut di awal puasa
- Harga ikan diperkirakan akan kembali normal seiring meningkatnya aktivitas melaut.
TRIBUNGORONTALO.COM – Memasuki hari keempat Ramadan, aktivitas di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo,
Sejak pagi, warga dari Kota Gorontalo dan sejumlah daerah sekitar berdatangan untuk mencari ikan segar. Kendaraan keluar masuk area pelelangan, sementara pedagang dan nelayan saling bersahutan menawarkan dagangan.
Suasana hiruk pikuk begitu terasa. Aroma ikan segar bercampur di udara, memperkuat nuansa khas psar rakyat yang selalu hidup setiap pagi.
Namun, di tengah tingginya aktivitas jual beli, harga ikan terpantau masih mengalami kenaikan di hari keempat puasa.
Salah satu pedagang, Rahmatika Salilama, mengatakan jenis ikan yang dijualnya terbatas pada hasil tangkapan yang tersedia. Ia menjual tiga jenis ikan, yakni Lolosi, Baby Tuna dan Cakalang.
"Itu saja (jenis ikan) karena hasil tanggapan kemarin itu yang ada," ujarnya.
Ia mengakui harga ikan saat ini masih lebih tinggi dibanding hari-hari biasa.
Untuk Baby Tuna, yang sebelumnya dijual di kisaran Rp 30 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp 40 ribu per kilogram.
Kenaikan lebih tinggi terjadi pada Lolosi. Jika sebelumnya berada di harga Rp 45 ribu per kilogram, kini tembus Rp 65 ribu per kilogram.
Sementara itu, Cakalang mengalami lonjakan paling mencolok. Dari harga normal Rp 20 ribu per kilogram, kini dijual Rp 40 ribu per kilogram atau naik dua kali lipat.
"Jadi rata-rata naik Rp 20 ribuan per kg," katanya.
Baca juga: Sosok Vecky van Gobel, Eks Juru Sita Pengadilan Gorontalo Kini Jadi Sopir Bentor
Menurutnya, kenaikan harga hampir merata dan tidak hanya terjadi di TPI, tetapi juga berimbas ke lapak harian maupun pasar.
Rahmatika menyebut momen Ramadan menjadi salah satu faktor utama.
"Ini kan momen puasa, banyak nelayan yang belum melaut, itu jadi faktor utama," ungkapnya.
Meski begitu, ia memperkirakan harga akan kembali normal dalam beberapa waktu ke depan, seiring nelayan yang mulai kembali melaut.
Kondisi ini juga dirasakan pembeli, Asri Ode, warga Kelurahan Dulalowo Timur, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, mengaku harus mengeluarkan biaya lebih besar dibanding sebelumnya.
Ia membandingkan harga yang pernah ia dapatkan dengan kondisi saat ini.
"Sebelumnya hanya Rp 20-25 ribu per Kg, sekarang sudah Rp 35 ribu per kg," katanya.
Asri menegaskan ikan yang dibelinya hanya untuk konsumsi keluarga, bukan untuk dijual kembali. Meski harga naik di awal Ramadan, ia menilai situasi tersebut sudah menjadi pola tahunan.
"Ini hanya awal-awal, ini sudah jadi hal biasa," ujarnya.
Baca juga: Bansos PKH dan Sembako Cair Awal Ramadan, Ini Cara Cek Desil Anda via HP
Daftar Harga Ikan
Berdasarkan pantauan di lokasi sejak pagi hari, Minggu (22/2/2026).
Baby Tuna: Rp 40 ribu/kg (sebelumnya Rp 30 ribu/kg)
Lolosi: Rp 65 ribu/kg (sebelumnya Rp 45 ribu/kg)
Cakalang: Rp 40 ribu/kg (sebelumnya Rp 20 ribu/kg)
Cumi: Rp 40 ribu/kg
Oci: Rp 50 ribu/kg
Lajang: Rp 50 ribu/kg
(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.