Senin, 16 Maret 2026

Ramadan 2026

Hari Pertama Ramadan, Lantunan Ayat Alquran Menggema di Masjid Agung Baiturrahim Gorontalo

Lantunan ayat suci Alquran bergema syahdu di dalam ruang utama Masjid Agung Baiturrahim, Kota Gorontalo

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Hari Pertama Ramadan, Lantunan Ayat Alquran Menggema di Masjid Agung Baiturrahim Gorontalo
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
HARI PERTAMA RAMADAN -- Suasana jemaah membaca Alquran di Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo, Kamis (19/2/2026) siang. Lantunan ayat suci Alquran menggema di dalam masjid. 
Ringkasan Berita:
  • Gorontalo ditandai dengan kepadatan jemaah di Masjid Agung Baiturrahim, sementara jalanan kota tampak lengang
  • Suasana masjid khusyuk dan hidup, dengan jemaah dari berbagai usia melaksanakan salat sunah, mengaji, serta beristirahat di ruang utama dan selasar
  • Antusiasme masyarakat tinggi, pengurus masjid menjaga kebersihan dan kenyamanan, sementara pemerintah menetapkan awal puasa melalui sidang isbat; suasana tetap harmonis meski ada perbedaan awal puasa antar organisasi Islam

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Lantunan ayat suci Alquran bergema syahdu di dalam ruang utama Masjid Agung Baiturrahim, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, pada Kamis (19/2/2026).

Memasuki hari pertama Ramadan 1447 Hijriah, masjid ikonik ini menjadi pusat perhatian publik karena dipadati oleh jemaah sejak pagi hari.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan suasana jalanan kota yang cenderung lengang dan sepi dari aktivitas kendaraan.

Warga Gorontalo tampaknya memilih untuk memfokuskan energi mereka pada aktivitas spiritual di awal bulan suci ini.

Berdasarkan pantauan di lokasi, area parkir masjid sudah mulai terisi penuh oleh kendaraan roda dua maupun roda empat milik jemaah.

Di dalam masjid, suasana terasa begitu hidup meskipun diselimuti keheningan yang khusyuk.

Jemaah dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga lansia, tampak memenuhi saf-saf masjid.

Beberapa di antaranya terlihat sedang menunaikan salat Duha dengan tenang.

Sebagian besar jemaah lainnya tampak duduk bersila sambil memegang mushaf Al-Qur'an di tangan mereka.

Suara rendah orang-orang yang mengaji menciptakan harmoni rohani yang menyejukkan hati siapa pun yang datang.

Masjid Agung Baiturrahim memang selalu menjadi magnet bagi warga Gorontalo setiap kali Ramadan tiba.

Arsitekturnya yang megah dan sirkulasi udaranya yang baik menjadikannya tempat paling nyaman untuk beribadah.

"Hari pertama ini momennya sangat spesial, kami ingin mencari keberkahan langsung di rumah Allah," ujar Sulaiman, salah satu jemaah.

Menurut Sulaiman, berada di masjid membuatnya lebih mudah mengontrol diri dari godaan lapar dan haus di hari pertama.

Selain untuk mengaji, masjid ini juga menjadi tempat persinggahan yang teduh bagi warga yang ingin beristirahat sejenak.

Beberapa jemaah terlihat duduk bersandar di pilar-pilar masjid sambil menunggu masuknya waktu Zuhur.

Udara dingin dari kipas angin dan lantai marmer masjid memberikan kenyamanan ekstra di tengah cuaca Gorontalo yang mulai menghangat.

Seorang jemaah muda, Putra Ramadan, mengaku lebih memilih masjid ketimbang berdiam diri di rumah.

"Kalau di rumah godaannya banyak, bisa-bisa cuma tidur seharian atau main ponsel terus," ungkap Putra.

Menurutnya, atmosfer di Masjid Baiturrahim sangat mendukung untuk memperbanyak amalan ibadah.

Kepadatan jemaah ini menunjukkan tingginya antusiasme religius masyarakat Serambi Madinah dalam menyambut Ramadan.

Baca juga: Daftar 10 Lokasi Ngabuburit Favorit Masyarakat Gorontalo di Bulan Ramadan

Potret jemaah salat sunah di Masjid Agung Baiturrahim
HARI PERTAMA RAMADAN -- Potret jemaah salat sunah di Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo, Kamis (19/2/2026) siang. (Sumber Foto: TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Tidak hanya di area dalam, selasar masjid pun digunakan jemaah untuk berdiskusi ringan mengenai agama.

Para pengurus masjid tampak sibuk memastikan kebersihan dan kenyamanan jemaah tetap terjaga dengan baik.

Karpet-karpet masjid dibersihkan secara rutin untuk mendukung kekhusyukan salat berjamaah.

Pihak masjid juga menyediakan air wudu yang melimpah bagi para jemaah yang silih berganti datang.

Fenomena membludaknya jemaah ini diprediksi akan terus berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Meski masjid padat, ketertiban tetap terjaga tanpa adanya kegaduhan yang mengganggu.

Hal ini menunjukkan kedewasaan jemaah dalam menjaga adab di dalam tempat ibadah.

Suasana ini menjadi pemandangan kontras dengan pusat perbelanjaan yang justru terlihat lebih santai di hari pertama.

Bagi warga setempat, Ramadan adalah waktu untuk "beristirahat" dari urusan duniawi yang melelahkan.

Seiring matahari yang semakin tinggi, jumlah jemaah di Masjid Baiturrahim justru terlihat terus bertambah.

Mereka bersiap-siap untuk melaksanakan salat Zuhur berjamaah yang menjadi puncak keramaian di siang hari.

Kegiatan ini sekaligus menandai dimulainya rangkaian panjang ibadah selama sebulan penuh di tahun 2026 ini.

Pemerintah sendiri melalui Menteri Agama Nasaruddin Umar telah menetapkan awal puasa jatuh pada hari ini, Kamis (19/2/2026).

Keputusan tersebut diambil setelah sidang isbat yang mempertimbangkan posisi hilal secara astronomi.

Meski ada perbedaan dengan warga Muhammadiyah yang memulai sehari lebih awal, suasana di Gorontalo tetap harmonis dan penuh toleransi.

 


(TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Senin, 16 Maret 2026 (26 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:29
Subuh 04:39
Zhuhr 12:00
‘Ashr 15:03
Maghrib 18:03
‘Isya’ 19:11

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved