Sabtu, 28 Maret 2026

Kebakaran Rumah Gorontalo

Penyebab Kebakaran Rumah di Siendeng Belum Diketahui, BPBD Gorontalo: Kita Masih Fokus Penyelamatan

Masyarakat Kelurahan Siendeng, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, dihebohkan kebakaran sebuah rumah pada Jumat (13/2/2026).

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Penyebab Kebakaran Rumah di Siendeng Belum Diketahui, BPBD Gorontalo: Kita Masih Fokus Penyelamatan
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
KEBAKARAN RUMAH -- Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Gorontalo, Agusyono Taha (tengah) saat diwawancarai TribunGorontalo.com, Jumat (13/2/2026). Penyebab kebakaran rumah di Siendeng hingga kini belum diketahui. 

Evakuasi jenazah dilakukan dengan sangat hati-hati oleh tim medis dan petugas BPBD untuk kemudian segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Baca juga: Kronologi Kebakaran di Siendeng Gorontalo, Yeti Mahmud Sempat Tidur Bersama Cucu sebelum Meninggal

KEBAKARAN RUMAH -- Potret evakuasi korban kebakaran rumah di Siendeng, Kota Gorontalo. Yeni Mahmud ditemukan tak bernyawa di dalam rumah.
KEBAKARAN RUMAH -- Potret evakuasi korban kebakaran rumah di Siendeng, Kota Gorontalo. Yeti Mahmud ditemukan tak bernyawa di dalam rumah. (TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Ia menyebut satu korban telah dilarikan ke RSUD Aloe Saboe, Kota Gorontalo.

Keberadaan Yeti Mahmud di dalam rumah baru disadari sepenuhnya setelah api berhasil dipadamkan secara total oleh petugas pemadam kebakaran.

Kondisi korban saat ditemukan dilaporkan sangat memprihatinkan akibat paparan suhu panas yang ekstrem di dalam reruntuhan bangunan.

Terkait kondisi fisik bangunan yang terdampak, Agusyono memberikan gambaran yang cukup miris mengenai tingkat kerusakan yang terjadi.

Bangunan yang menjadi titik awal api dilaporkan tidak menyisakan banyak hal selain puing-puing yang menghitam.

"Kalau kita lihat kondisi kerusakan sudah (ludes) ya," katanya.

Material bangunan yang sebagian besar mudah terbakar disinyalir menjadi penyebab api dengan sangat cepat merambat ke bagian atap dan ruangan lainnya.

Hingga saat ini, garis polisi telah dipasang di sekitar lokasi guna mencegah warga yang tidak berkepentingan masuk ke area yang masih labil.

Pertanyaan besar mengenai apa yang sebenarnya memicu kemunculan api pertama kali masih terus bergulir di tengah masyarakat.

Namun, BPBD secara konsisten menyatakan bahwa dugaan sementara mengenai penyebab kebakaran masih belum bisa disimpulkan secara prematur.

"Dugaan sementara masih belum kita ketahui," ungkap Agusyono jujur, mengingat tim investigasi belum mulai bekerja secara mendalam.

Pihak kepolisian nantinya akan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari bukti-bukti teknis terkait sumber api.

Data-data lapangan masih terus dikumpulkan oleh petugas pendata guna menghitung total kerugian materiil yang diderita oleh korban.

Dukungan psikologis bagi keluarga korban juga mulai menjadi perhatian, mengingat dampak traumatis dari kebakaran yang terjadi secara tiba-tiba ini.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved