Balap Liar di Gorontalo
3 Pelaku Balap Liar Diciduk Polisi Gorontalo, Ada Perempuan di Bawah Umur
Tiga pelaku balap liar diciduk Satuan Lalu Lintas Polresta Gorontalo Kota pada Rabu malam (11/2/2026).
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Seorang-remaja-perempuan-pelaku-balap-liar-ditangkap.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Tiga pelaku balap liar diciduk Satuan Lalu Lintas Polresta Gorontalo Kota, Rabu malam (11/2/2026).
Salah satunya adalah seorang remaja perempuan yang diduga aktif terlibat dalam aksi balap liar di jalanan Kota Gorontalo.
Ketiga pelaku diamankan saat bersiap melakukan balapan di Jalan Raden Saleh, tepatnya di depan SMA Negeri 3 Gorontalo. Mereka masih berstatus di bawah umur.
Kanit Turjawali Satlantas Polresta Gorontalo Kota, Agus Priono Adada, menjelaskan penangkapan berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas balap liar.
“Semalam kami standby di Mako Lalu Lintas. Kami menerima laporan masyarakat terkait balap liar di Bundaran Patung Saronde,” kata Agus, Kamis (12/2/2026).
Saat petugas tiba di lokasi pertama, balapan sudah bubar. Namun informasi lanjutan menyebutkan arena berpindah ke Jalan Raden Saleh. Polisi kemudian mendapati tiga motor yang bersiap start dan langsung melakukan penindakan.
Yang menarik perhatian, salah satu pelaku adalah seorang perempuan. Informasi tentang keterlibatannya sudah diterima polisi sebelumnya, bahkan sempat terpantau melalui siaran langsung di media sosial.
“Dari live tersebut terlihat perempuan itu sudah mulai mempersiapkan motor untuk balapan,” ungkap Agus.
Selain itu, motor yang digunakan para pelaku diketahui telah dimodifikasi dan tidak sesuai standar.
Baca juga: Breaking News: Kecelakaan Bentor Vs Mobil di Kota Gorontalo, Penumpang Bocah Dibawa ke RS
Orang Tua Dipanggil Polisi
Karena ketiganya masih di bawah umur, polisi melakukan pendataan dan pembinaan. Orang tua masing-masing dipanggil untuk menjemput anak mereka.
“Semalam juga orang tua mereka kami undang. Kami sampaikan agar tidak mengulangi lagi perbuatan balap liar,” jelas Agus.
Agus menegaskan Satlantas Polresta Gorontalo Kota rutin melakukan patroli untuk mencegah balap liar. Operasi biasanya digelar pada malam-malam rawan, seperti Rabu dan Sabtu.
“Balap liar ini sudah menjadi atensi pimpinan kami. Kami minta masyarakat terus bekerja sama, dan orang tua lebih mengawasi anak-anaknya,” tutup Agus.
(TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)