Gorontalo Hari Ini
Sekjen Gerindra Minta Maaf, Pembersihan Atribut di Gorontalo Dikebut
Menyusul permintaan maaf resmi dari pengurus pusat terkait menjamurnya atribut partai, jajaran DPD Gerindra Gorontalo kini bergerak cepat
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
Ringkasan Berita:
- Sekjen Partai Gerindra, Sugiono, secara resmi meminta maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan estetika akibat banyaknya atribut HUT ke-18 partai
- Menindaklanjuti instruksi pusat, DPD Partai Gerindra Provinsi Gorontalo telah memulai pencabutan bendera dan atribut sejak Sabtu, dengan target seluruh ruas jalan di Kota dan Kabupaten Gorontalo bersih kembali pada hari ini, Minggu (8/2/2026)
- Pantauan di lapangan menunjukkan kawasan Simpang Lima hingga Jalan Pangeran Hidayat sudah mulai steril
TRIBUNGORONTALO.COM – Wajah Kota Gorontalo mulai berbenah pasca-perayaan HUT ke-18 Partai Gerindra.
Menyusul permintaan maaf resmi dari pengurus pusat terkait menjamurnya atribut partai, jajaran DPD Gerindra Gorontalo kini bergerak cepat melakukan pembersihan di sejumlah ruas jalan utama.
Langkah pembersihan ini merupakan tindak lanjut langsung dari pernyataan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono.
Mewakili partai, Sugiono menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat jika pemasangan atribut dan bendera dalam rangka hari jadi partai dinilai mengganggu kenyamanan dan estetika ruang publik.
"Kami meminta maaf jika ada pihak-pihak yang merasa terganggu. Ini hanya menunjukkan semangat kami yang begitu besar setelah berjuang sekian lama," ujar Sugiono usai perayaan HUT di kediaman Prabowo Subianto, Kertanegara, Jakarta (6/2/2026).
Sugiono menegaskan telah menginstruksikan seluruh jajaran partai di tingkat daerah untuk segera mengeksekusi pembersihan dan memastikan proses tersebut dipantau secara ketat.
Baca juga: Estetika Kota Terancam, Akademisi UNG Soroti Baliho dan Kabel Kusut di Gorontalo
Gorontalo Targetkan Pembersihan Rampung Hari Ini
Di Gorontalo, instruksi tersebut langsung diterjemahkan ke lapangan. DPD Partai Gerindra Provinsi Gorontalo melalui Nasir Majid mengonfirmasi bahwa pencabutan atribut telah dimulai sejak Sabtu kemarin.
"Sudah dilaksanakan perintah Sekjen sejak kemarin. Untuk Gorontalo, atribut yang paling banyak adalah bendera," ungkap Nasir Majid, Minggu (8/2/2026).
Nasir menambahkan bahwa atribut-atribut tersebut sebelumnya mulai terpasang sejak 2 Februari 2026 di berbagai titik strategis Kota dan Kabupaten Gorontalo. Ia memastikan tim di lapangan bekerja maksimal agar seluruh ruas jalan kembali bersih dalam waktu singkat. "Insya Allah beres hari ini," pungkasnya.
Berdasarkan pantauan TribunGorontalo.com pada Minggu pagi, perubahan signifikan terlihat di beberapa titik ikonik kota. Kawasan Simpang Lima yang sebelumnya dipadati bendera partai kini tampak lebih bersih dan lapang.
Kondisi serupa juga terlihat di Jalan Pangeran Hidayat dan Jalan Nani Wartabone, di mana hampir tidak ditemukan lagi atribut yang terpasang di bahu jalan.
Namun, pembersihan terpantau masih berlangsung di beberapa titik lain. Di sepanjang Jalan Prof. John Ario Katili, puluhan bendera masih terlihat terpasang di sisi kiri dan kanan jalan, mulai dari Simpang Lima hingga sekitar Kantor DPRD Kota Gorontalo.
Sementara itu, untuk media promosi berukuran besar seperti billboard ucapan HUT yang menampilkan wajah Ketua Umum Prabowo Subianto dan jajaran pimpinan partai lainnya, terpantau masih terpasang di beberapa lokasi strategis namun tetap dalam pengawasan untuk proses penertiban selanjutnya.
Penertiban ini diharapkan dapat mengembalikan keasrian wajah kota sesuai dengan komitmen partai untuk menjaga ketertiban umum pasca-perayaan hari besar mereka.
(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/DPD-Gerindra-Gorontalo-akan-membersihkan-atribut-partai-hari-ini.jpg)