Gorontalo Hari Ini
DPRD Kota Gorontalo Evaluasi Sistem Pengelola Sampah, Siapkan Armada Baru dan Zona Angkut
DPRD Kota Gorontalo melakukan evaluasi terhadap sistem pengelolaan sampah, mulai dari pengolahan di tingkat masyarakat
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-armada-pengangkut-sampah.jpg)
Ia mengungkapkan, Kota Gorontalo mendapat tambahan 10 armada pengangkut.
“Sembilan dari CSR Bank BTN dan satu dari aspirasi Pak Rusli Habibie,” katanya.
Totok menyebut, dari total armada yang ada, sekitar 38 unit siap beroperasi.
“Itu terdiri dari dump truck, mobil crane, dan pickup,” ucapnya.
Produksi sampah di Kota Gorontalo disebut mencapai 140 ton per hari.
“Karena itu sistem pengumpulan, pengangkutan, dan pengolahan harus benar-benar diatur,” kata Totok.
Ia menambahkan, armada baru mulai beroperasi sejak awal Januari 2026.
Selain itu, Totok juga menyinggung kondisi TPS 3R yang belum seluruhnya berfungsi.
“Dari sembilan TPS 3R, baru tiga yang beroperasi, sisanya terkendala alat dan fasilitas,” ujarnya.
Ia menegaskan, TPS 3R penting untuk pemilahan dan daur ulang sampah.
“Di situ sampah dipisahkan dan sebagian punya nilai ekonomis,” katanya.
Selain itu, DPRD juga menemukan belum adanya garasi khusus armada.
“Armada masih tersebar karena belum ada tempat parkir khusus, ini menyulitkan pengawasan,” ujar Totok.
Komisi III DPRD berencana mencari lokasi yang layak untuk pusat parkir armada. Hal itu dilakukan agar semua tertata dengan baik, mengingat Kota Gorontalo merupakan ibu kota provinsi. (*)