Gorontalo Half Marathon
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Lepas Pelari 10K, Sebut GHM Masuk Kalender Lari Nasional
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail melepas peserta lari 10 kilometer dalam event Gorontalo Half Marathon (GHM) 2025 pada Minggu (7/12/2025).
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pelari-dilepas-oleh-Gubernur-Gorontalo-Gusnar-Ismail.jpg)
Panitia menyiapkan dukungan medis di sepanjang rute untuk tiga kategori lomba. Sebanyak 90 tenaga medis ditempatkan di sembilan titik, dipimpin Dinas Kesehatan dan puskesmas.
Area pengambilan race pack juga dialihkan menjadi pos layanan kesehatan. Ambulans dan kendaraan medis mobile ikut disiagakan.
“Kami berharap tidak ada pelari yang cedera, tapi kalau pun ada, tim kesehatan siap,” ujar Danial.
Selain itu, panitia menanggung premi BPJS Ketenagakerjaan peserta selama kegiatan berlangsung sebagai bentuk perlindungan darurat.
Untuk pengamanan rute, panitia menurunkan 118 marshal. Sebanyak 18 marshal dinamis berasal dari komunitas sepeda di Kota Gorontalo, sementara 100 marshal statis dari Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Negeri Gorontalo ditempatkan di sepanjang rute.
“Setiap titik dijaga satu sampai dua marshal. Mereka akan berkoordinasi jika ada pelari yang membutuhkan bantuan,” kata Danial.
Baca juga: Gubernur Gusnar Ismail Jadi Peserta 5K Gorontalo Half Marathon 2025
Marshal bekerja bersama tim medis dan PMI yang bersiaga di jalur lomba.
Panitia juga menyiapkan Bele li Mbui (ruang tambahan) sebagai ruang ganti dan tempat ibadah.
“Peserta laki-laki banyak memakai celana pendek. Kami siapkan sarung untuk salat subuh sebelum start,” jelas Danial.
Ia mengimbau peserta muslim menunaikan salat subuh terlebih dahulu sebelum masuk area start.
Sebanyak 5.000 peserta ambil bagian dalam GHM 2025, terdiri dari 2.000 peserta luar daerah dan 3.000 dari Gorontalo.
(TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)