Kebakaran di Gorontalo
Identitas Pemilik Rumah Kebakaran di Kampung Bugis Gorontalo, Berkas Wisuda Anak Ludes
Suasana haru menyelimuti lokasi kebakaran di Kelurahan Bugis, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Kamis (16/10/2025).
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Fatma-Lasanudin-55-tengah-bersedih-lantaran-rumahnya.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Suasana haru menyelimuti lokasi kebakaran di Kelurahan Bugis, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Kamis (16/10/2025).
Rumah milik Fatma Lasanudin (55) nyaris ludes dilalap api yang diduga berasal dari lantai dua bangunan.
Fatma yang masih terlihat terpukul menceritakan detik-detik saat api mulai membakar rumahnya.
Ia tinggal bersama satu anaknya dan satu keluarga kos berjumlah tiga orang di lantai dua, sehingga total ada lima jiwa di rumah itu.
Dalam kondisi sedih, Fatma menuturkan bahwa saat kebakaran terjadi, ia sedang tertidur.
“Saya habis antar nasi ke lapak-lapak dari jam 05.00 Wita,” ungkapnya lirih.
Ia dibangunkan oleh seorang kakek yang melihat kepulan asap dari lantai dua rumahnya.
“Saya kaget juga saat itu,” ujarnya sambil menahan tangis.
Menurut Fatma, api berasal dari bagian atas rumah ketika salah satu penghuni kos sedang memasak mie.
“Padahal saya sering bilang pakai saja kompor di bawah,” katanya.
Fatma mengaku bahwa penghuni lantai dua sering menggunakan pemanas portabel untuk memasak atau memanaskan air.
Nahasnya, saat terjadi ledakan, orang yang sedang memanaskan api itu justru lari ke bawah tanpa memberi tahu siapa pun.
“Dia lari ke bawah tidak kasih tahu orang, sehingga pas kebakaran api sudah besar,” bebernya.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 09.00 Wita itu sempat membuat warga panik.
Api dengan cepat menjalar ke bagian belakang rumah yang padat penduduk.
Beruntung, empat unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Gorontalo segera tiba di lokasi dan berhasil mengendalikan api sebelum merembet ke rumah lain.
Meskipun sebagian barang berharga berhasil diselamatkan, Fatma menyebut beberapa perabot penting tetap ikut terbakar.
“Ada TV dan AC yang terbakar,” tuturnya.
Namun yang paling membuat hatinya hancur adalah ketika berkas penting milik anaknya yang sedang mempersiapkan wisuda di Universitas Negeri Gorontalo (UNG) ikut hangus.
“Anak saya kuliah di UNG mau wisuda, berkasnya terbakar,” ucapnya dengan suara bergetar.
Warga sekitar berusaha menenangkannya di depan rumah yang sebagian besar sudah hangus terbakar. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.