Senin, 9 Maret 2026

Objek Wisata Gorontalo

Menikmati Senja di Bolango River Side, Pertemuan Dua Sungai di Jantung Kota Gorontalo

Bolango River Side atau tanggul pengendalian banjir yang dibangun di Kota Gorontalo, kini tak lagi sepopuler saat awal diresmikan. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Menikmati Senja di Bolango River Side, Pertemuan Dua Sungai di Jantung Kota Gorontalo
FOTO: Herjianto Tangahu, TribunGorontalo.com
BULANGO RIVER SIDE -- Kawasan Bulango River Side, Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo, Kamis (18/9/2025). Panorama pertemuan Sungai Bolango dan Sungai Bone di Bulango River Side. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Pernah hits sebagai tempat nongkrong anak muda, Bolango River Side di Kota Gorontalo masih menyimpan pesona yang layak dikunjungi.

Terletak di Jalan Pangeran Kalengkongan dan Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, kawasan ini dibangun oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II Gorontalo sebagai tanggul pengendali banjir.

Letaknya yang strategis di pertemuan Sungai Bolango dan Sungai Bone membuatnya memiliki daya tarik wisata tersendiri.

Sore hari di Bolango River Side tetap memberi kesan menenangkan.

Angin sejuk dari arah bukit, pemandangan aliran sungai, hingga aktivitas nelayan di muara menjadi pengalaman yang jarang ditemui di tengah kota.

Suasana sore hari di kawasan ini tetap memberi ketenangan. 

Angin sejuk yang datang dari arah bukit membuat lokasi ini masih digemari sebagian warga sebagai tempat singgah.

“Iyah menang suka dengan suasana di sini,” ujar Mertin Simbuka, warga Kecamatan Batudaa yang kebetulan singgah di kawasan tersebut. 

Menurutnya, meski indah, kondisi kawasan memang perlu perhatian. 

“Bahkan ini kursinya sudah tidak kelihatan karena tertutup rumput yang tidak dibersihkan,” tambahnya.

Pandangan serupa juga datang dari Liya Usman. 

Ia melihat Bolango River Side masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi spot wisata baru Kota Gorontalo. 

Namun, menurutnya, pengelolaan yang serius sangat dibutuhkan.

“Kalau ada jualan bagus, tapi harus ditata juga,” ucap Liya.

Selain menyajikan panorama alam, kawasan ini juga menjadi titik aktivitas masyarakat, terutama nelayan yang berlabuh di muara pertemuan dua sungai. 

Aktivitas tersebut sebenarnya menambah daya tarik tersendiri jika kelak kawasan ini mendapat sentuhan penataan yang lebih baik.

(*/Jian)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Senin, 09 Maret 2026 (19 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:10
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved