Sabtu, 21 Maret 2026

Petugas Sampah Kecelakaan

Kondisi Terkini Petugas DLH Korban Kecelakaan di Gorontalo, Ois Nusi Alami Penurunan HB

Ois Nusi sudah menjalani operasi akibat benturan keras di kepala, namun kondisinya masih belum stabil.

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Kondisi Terkini Petugas DLH Korban Kecelakaan di Gorontalo, Ois Nusi Alami Penurunan HB
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
KORBAN KECELAKAAN -- Kolase foto Ois Nusi (kiri) dan Misi Nusi (kanan). Ois Nusi merupakan petugas kebersihan DLH Kota Gorontalo yang mengalami kecelakaan kerja pada Minggu (14/9/2025). Ia kini merespons pascaoperasi namun belum membuka mata. (Sumber Foto: TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga) 

Benturan dengan kabel itu membuat Ois terhempas dan mengakibatkan luka serius di bagian belakang kepala dan lehernya. 

Ois segera dilarikan ke RSUD Aloei Saboe dan hingga pukul 14.51 Wita dan hingga kini masih dalam penanganan intensif di ruang IGD. 

Kondisinya kritis dengan selang terpasang di hidung dan denyut nadinya terus dipantau. 

Pihak rumah sakit bahkan meminta keluarga untuk keluar sejenak sebelum Ois dipindahkan ke ruang ICU.

Sosok Ois Nusi

BELUM SIUMAN -- Potret keluarga Ois Nusi menunggu di depan ruang ICU RSUD Aloe Saboe, Kota Gorontalo, Senin (15/9/2025). Ois mulai merespons pascaosperasi. (Sumber foto: TribunGorontalo. com/Jefri Potabuga)
BELUM SIUMAN -- Potret keluarga Ois Nusi menunggu di depan ruang ICU RSUD Aloe Saboe, Kota Gorontalo, Senin (15/9/2025). Ois mulai merespons pascaosperasi. (Sumber foto: TribunGorontalo. com/Jefri Potabuga) (TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Ois merupakan warga Desa Modelidu, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. 

Ia adalah anak kelima dari tujuh bersaudara dan diketahui belum menikah.

Saat ini, Ois tinggal bersama ayahnya, Misi Nusi, dan salah satu saudaranya.

Ayah Ois, Misi Nusi, mengaku sangat terkejut saat mendengar kabar buruk itu. 

Misi yang saat itu sedang mengambil air nira pun langsung bergegas ke RSUD Aloei Saboe

"Air nira hanya saya taruh begitu di ember, saya biarkan saja. Anak saya lebih penting," kata Misi sambil menatap putranya dengan mata berkaca-kaca.

Misi mengungkapkan, ia dan Ois berencana menghadiri tahlilan saudaranya di Dulamayo usai salat magrib. 

Sambil menahan tangis, Misi mengungkapkan perasaannya kepada sang anak. 

"Saya sayang sekali dia, Pak. Dia tinggal dengan saya, penurut, dan tidak pernah membantah. Saya kaget kenapa ini harus terjadi sama anak saya," tuturnya.

 

(tribungorontalo.com/jp)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved