Petugas Sampah Kecelakaan
Sebelum Alami Kecelakaan, Ois Nusi Petugas DLH Gorontalo Sempat Bilang Ingin Cepat Pulang
Ois Nusi (24), seorang petugas pengangkut sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Gorontalo, mengalami kecelakaan kerja
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Misi-Nusi-ayah-Ois-Nusi-tak-sanggup-menahan-tangis.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Ois Nusi (24), seorang petugas pengangkut sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Gorontalo, mengalami kecelakaan kerja pada Minggu (14/9/2025).
Insiden ini terjadi saat ia bergegas menyelesaikan tugas demi menepati janji kepada sang ayah.
Menurut seorang sopir DLH Kota Gorontalo, sebelum berangkat bekerja, Ois sempat mengungkapkan keinginannya untuk cepat pulang.
"Sebelum kami mulai angkut sampah, Ois bilang ingin cepat pulang karena mau mengantar ayahnya pergi tahlilan," ujar sang sopir kepada TribunGorontalo.com, Minggu.
Mendengar permintaan itu, tim berencana membatasi jumlah titik pengangkutan sampah agar bisa pulang lebih awal.
Namun, nahas, kecelakaan justru terjadi di titik pengangkutan terakhir.
Kronologi Kecelakaan di Jalan Kalimantan
Rekan kerja Ois, Karim Usman alias Nata, menceritakan kronologi kecelakaan tersebut.
Setelah mengangkut sampah di kawasan Kalimadu, mobil melaju menuju Jalan Kalimantan.
Saat Ois berdiri di bagian belakang mobil, ia tidak menyadari ada kabel listrik yang melintang rendah.
"Saya sempat peringatkan Ois saat melihat kabel, saya sendiri hampir kena. Saya pikir dia menghindar, tapi ternyata Ois yang terkena," jelas Nata.
Benturan dengan kabel itu membuat Ois terhempas dan mengakibatkan luka serius di bagian belakang kepala dan lehernya.
Ois segera dilarikan ke RSUD Aloei Saboe dan hingga pukul 14.51 Wita dan hingga kini masih dalam penanganan intensif di ruang IGD.
Kondisinya kritis dengan selang terpasang di hidung dan denyut nadinya terus dipantau.
Pihak rumah sakit bahkan meminta keluarga untuk keluar sejenak sebelum Ois dipindahkan ke ruang ICU.
Baca juga: Gorontalo Waspada Cuaca Ekstrem, Cek Peringatan Dini BMKG Hari Ini 14 September 2025
Sosok Ois Nusi
Ois merupakan warga Desa Modelidu, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.
Ia adalah anak kelima dari tujuh bersaudara dan diketahui belum menikah.
Saat ini, Ois tinggal bersama ayahnya, Misi Nusi, dan salah satu saudaranya.
Ayah Ois, Misi Nusi, mengaku sangat terkejut saat mendengar kabar buruk itu.
Misi yang saat itu sedang mengambil air nira pun langsung bergegas ke RSUD Aloei Saboe.
"Air nira hanya saya taruh begitu di ember, saya biarkan saja. Anak saya lebih penting," kata Misi sambil menatap putranya dengan mata berkaca-kaca.
Misi mengungkapkan, ia dan Ois berencana menghadiri tahlilan saudaranya di Dulamayo usai salat magrib.
Sambil menahan tangis, Misi mengungkapkan perasaannya kepada sang anak.
"Saya sayang sekali dia, Pak. Dia tinggal dengan saya, penurut, dan tidak pernah membantah. Saya kaget kenapa ini harus terjadi sama anak saya," tuturnya.
Pihak DLH Kota Gorontalo, yang sempat diwakili oleh Kepala Bidang, menyatakan bahwa semua biaya pengobatan Ois akan ditanggung oleh instansi.
(tribungorontalo.com/jp)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.