Minggu, 22 Maret 2026

Petugas Sampah Kecelakaan

Sebelum Alami Kecelakaan, Ois Nusi Petugas DLH Gorontalo Sempat Bilang Ingin Cepat Pulang

Ois Nusi (24), seorang petugas pengangkut sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Gorontalo, mengalami kecelakaan kerja

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Sebelum Alami Kecelakaan, Ois Nusi Petugas DLH Gorontalo Sempat Bilang Ingin Cepat Pulang
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
KORBAN KECELAKAAN -- Misi Nusi, ayah Ois Nusi tak sanggup menahan tangis di RSUD Aloei Sabo. Ois sempat berjanji kepada sang ayah untuk mengantarkannya ke acara tahlilan. (Sumber Foto: TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga) 

TRIBUNGORONTALO.COM – Ois Nusi (24), seorang petugas pengangkut sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Gorontalo, mengalami kecelakaan kerja pada Minggu (14/9/2025). 

Insiden ini terjadi saat ia bergegas menyelesaikan tugas demi menepati janji kepada sang ayah.

Menurut seorang sopir DLH Kota Gorontalo, sebelum berangkat bekerja, Ois sempat mengungkapkan keinginannya untuk cepat pulang.

"Sebelum kami mulai angkut sampah, Ois bilang ingin cepat pulang karena mau mengantar ayahnya pergi tahlilan," ujar sang sopir kepada TribunGorontalo.com, Minggu.

Mendengar permintaan itu, tim berencana membatasi jumlah titik pengangkutan sampah agar bisa pulang lebih awal. 

Namun, nahas, kecelakaan justru terjadi di titik pengangkutan terakhir.

Kronologi Kecelakaan di Jalan Kalimantan

Rekan kerja Ois, Karim Usman alias Nata, menceritakan kronologi kecelakaan tersebut. 

Setelah mengangkut sampah di kawasan Kalimadu, mobil melaju menuju Jalan Kalimantan. 

Saat Ois berdiri di bagian belakang mobil, ia tidak menyadari ada kabel listrik yang melintang rendah.

"Saya sempat peringatkan Ois saat melihat kabel, saya sendiri hampir kena. Saya pikir dia menghindar, tapi ternyata Ois yang terkena," jelas Nata.

Benturan dengan kabel itu membuat Ois terhempas dan mengakibatkan luka serius di bagian belakang kepala dan lehernya. 

Ois segera dilarikan ke RSUD Aloei Saboe dan hingga pukul 14.51 Wita dan hingga kini masih dalam penanganan intensif di ruang IGD. 

Kondisinya kritis dengan selang terpasang di hidung dan denyut nadinya terus dipantau. 

Pihak rumah sakit bahkan meminta keluarga untuk keluar sejenak sebelum Ois dipindahkan ke ruang ICU.

Baca juga: Gorontalo Waspada Cuaca Ekstrem, Cek Peringatan Dini BMKG Hari Ini 14 September 2025 

Sosok Ois Nusi

KORBAN KECELAKAAN--Kondisi Ois Nusi, pekerja DLH Kota Gorontalo, yang mengalami kecelakaan saat mengangkut sampah, kini kritis di RSUD Aloe Saboe, Minggu (14/9/2025). Begini kronologi kecelakaannya
KORBAN KECELAKAAN -- Ois Nusi menjalani perawatan instensif di RSUD Aloe Saboe, Minggu (14/9/2025). Pekerja kebersihan DLH Kota Gorontalo itu mengalami kecelakaan saat mengangkut sampah. (Sumber Foto: TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Ois merupakan warga Desa Modelidu, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. 

Ia adalah anak kelima dari tujuh bersaudara dan diketahui belum menikah.

Saat ini, Ois tinggal bersama ayahnya, Misi Nusi, dan salah satu saudaranya.

Ayah Ois, Misi Nusi, mengaku sangat terkejut saat mendengar kabar buruk itu. 

Misi yang saat itu sedang mengambil air nira pun langsung bergegas ke RSUD Aloei Saboe

"Air nira hanya saya taruh begitu di ember, saya biarkan saja. Anak saya lebih penting," kata Misi sambil menatap putranya dengan mata berkaca-kaca.

Misi mengungkapkan, ia dan Ois berencana menghadiri tahlilan saudaranya di Dulamayo usai salat magrib. 

Sambil menahan tangis, Misi mengungkapkan perasaannya kepada sang anak. 

"Saya sayang sekali dia, Pak. Dia tinggal dengan saya, penurut, dan tidak pernah membantah. Saya kaget kenapa ini harus terjadi sama anak saya," tuturnya.

Pihak DLH Kota Gorontalo, yang sempat diwakili oleh Kepala Bidang, menyatakan bahwa semua biaya pengobatan Ois akan ditanggung oleh instansi.

 


(tribungorontalo.com/jp)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved