Kamis, 11 Juni 2026

Sensus Ekonomi 2026

BPS Kabupaten Gorontalo Terjunkan 439 Petugas Sensus Ekonomi 2026

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gorontalo menerjunkan sebanyak 439 petugas lapangan untuk menyukseskan gelaran Sensus Ekonomi 2026.

Tayang:
Penulis: Fajri A Kidjab | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto BPS Kabupaten Gorontalo Terjunkan 439 Petugas Sensus Ekonomi 2026
TribunGorontalo.com/Fajri A Kidjab
SENSUS EKONOMI 2026 -- Foto bersama Bupati Gorontalo, Kepala BPS Kabupaten Gorontalo, Kejati Gorontalo hingga Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo dengan para petugas Sensus Ekonomi 2026. (Sumber: TribunGorontalo.com/Fajri A. Kidjab) 

Sofyan menceritakan pengalamannya sejak awal menjabat dalam memimpin daerah, di mana akurasi data BPS selalu menjadi rujukan utama, termasuk saat berhadapan dengan calon investor.

"Saya sejak dilantik jadi bupati yang saya baca dulu adalah data dan angka dari BPS. Karena ini kalau dianggap, seperti 'Alquran' (panduan utama) kita, setelah itu baru RPJMD," ungkapnya.

Bupati juga mengaitkan akurasi data sensus dengan ketepatan penyaluran program jaminan sosial yang kerap memicu polemik di tengah masyarakat.

Ia mencontohkan pentingnya Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau Data Terpadu Sensus (DTSEN).

"Data DTSEN ini hal yang sangat penting sebab semua kebijakan termasuk bantuan sosial bersumber dari sana. Kami yakin dengan komitmen kita semua untuk menghadirkan data terbaik dan akurat. Di tangan Bapak/Ibu lah kami mendapatkan data terbaik, karena kalau Bapak/Ibu salah menyajikan data, maka kami juga akan salah mengambil kebijakan," tegas Bupati.

Merespons keragaman karakteristik wilayah di 205 desa/kelurahan se-Kabupaten Gorontalo, Bupati Sofyan Puhi mengakui bahwa tantangan petugas di lapangan tidaklah mudah, mengingat kondisi geografis yang sangat variatif.

"Bapak/Ibu petugas pasti akan turun naik rumah dan menemui berbagai macam tipikal masyarakat dengan berbagai persoalan. Ini menjadi bagian dari tantangan Bapak/Ibu sekalian," kata Sofyan memberi semangat.

Ia menambahkan bahwa mengorek data dari masyarakat dengan tingkat pendidikan yang berbeda-beda membutuhkan ilmu dan pendekatan khusus. Kendati demikian, Bupati optimistis terhadap kapasitas para personel BPS yang diterjunkan.

"Dengan semangat, kita turun langsung ke kecamatan dan desa untuk menghasilkan yang terbaik. Selamat bertugas, semoga amanah ini dilaksanakan sebaik-baiknya," tandas Bupati Sofyan Puhi. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved