BLP3G Gorontalo
Warga Gorontalo Sumringah Terima BLP3G, Akui Sangat Terbantu di Bulan Ramadan
Penyaluran Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G) mendapat respon positif dari masyarakat
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Deni-Datau-Kaos-Putih-dan-Yaser-Atamini.jpg)
Ia juga memaparkan bahwa terdapat perbedaan karakteristik penerima di tiap kecamatan. Hal ini menuntut fleksibilitas dalam proses pendataan dan distribusi di lapangan.
Saat berkunjung ke Kabupaten Pohuwato beberapa waktu lalu, ia mencatat tidak ditemukan penerima dari kalangan disabilitas. Namun, situasi berbeda ditemukan saat ia bergeser ke wilayah lain.
“Kemarin kunjungan penyaluran ke Kabupaten Pohuwato tidak ada disabilitas, namun hari ini di Kecamatan Tilango ada yang menerima,” ujar Idah saat memberikan keterangan kepada media.
Sebagai Ketua DPD Golkar Gorontalo, ia berharap bantuan ini bisa menjadi beban pereda bagi masyarakat. Ramadan seharusnya menjadi bulan yang penuh ketenangan tanpa kekhawatiran soal pangan.
Ia merincikan bahwa setiap paket bantuan bernilai Rp 252.000. Paket tersebut berisi beras 10 kilogram, telur 10 butir, dua liter minyak goreng, dan satu kilogram gula pasir yang semuanya merupakan kebutuhan dasar.
Reflin Buata, Kepala Dinas Sosial dan Dukcapil Provinsi Gorontalo, menambahkan bahwa program ini adalah bentuk komitmen kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah. Seluruh anggaran telah dipastikan tersedia melalui APBD Provinsi Gorontalo demi kesejahteraan warga.
(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)