PEMPROV GORONTALO
Wagub Gorontalo Idah Syahidah Salurkan BLP3G di 4 Kecamatan, Prioritaskan Lansia dan Disabilitas
Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah, turun langsung menyalurkan Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G)
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Wakil-Gubernur-Gorontalo-Idah-Syahidah-menyalurkan-BLP3G.jpg)
Ringkasan Berita:
- Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah, menginstruksikan agar bantuan pangan (BLP3G) tahun ini difokuskan khusus bagi lansia dan penyandang disabilitas
- Penyaluran dilakukan di tiga daerah (Boalemo, Pohuwato, dan Kabupaten Gorontalo) dengan total 3.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM)
- Program yang semula direncanakan selama dua bulan ini dipercepat penyalurannya selama Ramadan
TRIBUNGORONTALO.COM – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah, turun langsung menyalurkan Bantuan Langsung Pangan Pemerintah Provinsi Gorontalo (BLP3G) di Kabupaten Gorontalo, Kamis (5/3/2026).
Di tengah suasana Ramadan, Idah memastikan bantuan tahun ini benar-benar menyasar kelompok yang paling membutuhkan.
Dalam tiga hari terakhir, ia memantau langsung proses penyaluran di sejumlah daerah untuk memastikan penerima manfaat difokuskan pada lansia dan penyandang disabilitas.
Idah mencatat adanya perbedaan karakteristik penerima di setiap wilayah. Saat menyalurkan bantuan di Kabupaten Pohuwato sebelumnya, ia tidak menemukan penerima dari kalangan disabilitas.
Kondisi berbeda ditemukan di Kecamatan Tilango, di mana kelompok tersebut masuk dalam daftar penerima.
“Kemarin saat penyaluran di Kabupaten Pohuwato tidak ada (penerima) disabilitas, namun hari ini di Kecamatan Tilango ada,” ujar Idah saat diwawancarai.
Ketua DPD Golkar Gorontalo ini berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat, khususnya bagi lansia dan penyandang disabilitas yang memiliki keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan harian selama bulan suci.
“Harapan saya tentunya ini bermanfaat, terlebih untuk lansia dan disabilitas agar bisa memenuhi kebutuhan beberapa hari ke depan,” jelasnya.
Program penyaluran bantuan ini sejatinya direncanakan berlangsung selama dua bulan. Namun, pelaksanaannya dipercepat selama Ramadan agar manfaatnya lebih terasa bagi masyarakat.
Meski merupakan program tingkat provinsi, bantuan ini tidak disalurkan ke seluruh wilayah. Idah menegaskan bahwa tahun ini hanya tiga daerah yang menjadi lokasi penyaluran.
“Tidak semua kabupaten, hanya Boalemo, Pohuwato, dan Kabupaten Gorontalo,” bebernya.
Ia juga menyoroti hasil evaluasi tahun sebelumnya. Menurutnya, masih ditemukan penerima yang masuk kategori desil satu namun secara fisik masih kuat dan tergolong muda. Oleh karena itu, tahun ini ia memberikan instruksi khusus.
“Tahun ini saya khususkan untuk lansia dan disabilitas,” tegasnya.
Detail Penyaluran dan Paket Bantuan
Dalam sehari, penyaluran BLP3G dilakukan di empat kecamatan dengan lima titik lokasi, dimulai dari Kantor Camat Tilango, kemudian berlanjut ke Kecamatan Telaga Jaya, Telaga, dan Telaga Biru.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan Dukcapil Provinsi Gorontalo, Reflin Buata, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Provinsi Gorontalo di bawah kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah.
Berdasarkan data laporan, total penerima BLP3G mencapai 3.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh provinsi, dengan Kabupaten Gorontalo sebagai penerima terbanyak.
“Terbesar di Kabupaten Gorontalo dengan 1.330 KPM. Khusus di Kecamatan Tilango, ada 39 KPM yang terdiri dari lansia dan disabilitas,” rincinya.
Adapun isi paket bantuan BLP3G adalah sebagai berikut:
- Beras: 10 Kilogram
- Telur: 10 Butir
- Minyak Goreng: 2 Liter
- Gula Pasir: 1 Kilogram
Estimasi Nilai: Rp 252.000 per paket
Reflin menambahkan bahwa sasaran utama bantuan adalah masyarakat kategori miskin dan sangat miskin (desil 1 dan 2), sementara desil 3 hingga 5 mencakup sekitar 15 persen dari total penerima. Adapun total alokasi anggaran dalam APBD untuk program ini mencapai sekitar Rp 780 juta.
(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.