Pemkab Gorontalo
Warga Talaga Jaya Sumringah Sambut Pasar Murah di Desa Luwo'o Gorontalo: Terima Kasih Pak Bupati
Ratusan warga di Kecamatan Talaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, tampak sumringah menyambut kehadiran Pasar Murah
Penulis: Fajri A Kidjab | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-kebersamaan-warga-Talaga-Jaya-di-Pasar-Murah.jpg)
Ringkasan Berita:
- Ratusan warga Kecamatan Talaga Jaya antusias mengantre sejak pagi untuk mendapatkan paket sembako murah dalam program PARAS ST yang digelar Pemkab Gorontalo
- Pemerintah memberikan subsidi sebesar 55,39 persen, di mana warga cukup membayar Rp60.000 untuk paket sembako senilai Rp134.500 yang berisi beras, minyak goreng, bawang merah, dan cabai rawit.
- Selain pasar murah, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi juga menginstruksikan penyediaan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga di lokasi kegiatan
TRIBUNGORONTALO.COM – Ratusan warga di Kecamatan Talaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, tampak sumringah menyambut kehadiran Pasar Murah Bersubsidi.
Program bertajuk PARAS ST di Desa Luwo'o ini digelar oleh Pemerintah Kabupaten Gorontalo pada Jumat (27/2/2026) mulai pukul 08.34 Wita.
Antusiasme warga terlihat dari pemandangan antrean panjang yang sudah terlihat sejak pagi buta di lokasi kegiatan.
Meskipun terik matahari mulai terasa menyengat, semangat warga tidak surut untuk mendapatkan paket sembako murah.
Seorang warga Dusun 2, Desa Tabumela, Hadijah Tahir, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya.
Ia mengaku program ini sangat membantu meringankan beban belanja dapur keluarganya.
"Alhamdulillah, terima kasih Pak Bupati. Ini sangat meringankan belanja untuk hari-hari," ujar Hadijah saat ditemui TribunGorontalo.com di pasar murah, Jumat.
Bagi Hadijah, selisih harga pasar dan harga subsidi sangatlah terasa dampaknya.
"Harganya murah, beda dengan harga di kios atau warung," tambahnya.
Hadijah menuturkan, paket bahan pokok yang dibelinya sangat berarti untuk kebutuhan sahur dan berbuka puasa.
Ia pun berharap program Pemerintah Kabupaten Gorontalo seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin.
"Insya Allah tahun-tahun ke depan tetap ada lagi seperti ini," harapnya.
Senada dengan Hadijah, warga lainnya juga mengungkapkan kegembiraan serupa. Beberapa di antara mereka bersenda gurau sembari mengantre.
Interaksi antara Bupati Sofyan Puhi dan warga pun terlihat sangat hangat.
Bupati menyapa satu per satu warga yang sedang mengantre. Sesekali ia menggunakan bahasa Gorontalo saat berbincang-bincang.
Indri Abas (31), seorang warga Desa Luwoo yang hadir di lokasi, menyampaikan rasa terima kasihnya secara langsung kepada Bupati Gorontalo atas inisiatif program tersebut. Menurutnya, pasar murah ini sangat membantu akses warga terhadap kebutuhan pangan.
"Pak Bupati, terima kasih banyak atas diadakannya pasar murah ini. Sangat banyak membantu untuk kami warga yang jarang-jarang ke pasar," ujar Indri.
Indri mengaku sudah berada di lokasi sejak pukul 07.30 Wita demi mendapatkan paket sembako bersubsidi tersebut.
Ia merasa sangat terbantu dengan adanya potongan harga yang diberikan pemerintah.
Terkait ketahanan stok pangan yang dibeli, Indri memperkirakan bahan pokok tersebut akan habis dalam waktu singkat untuk kebutuhan rumah tangga.
"Biasanya cepat habis, cuma tiga hari sudah habis. Tapi alhamdulillah, dengan adanya pasar murah ini kami sangat terbantukan," tambahnya.
Baca juga: Nama-nama 23 Kepala Puskesmas Dilantik Bupati Gorontalo per 27 Februari 2026
Kunjungan Bupati dan Peninjauan Lokasi
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, tiba di lokasi sekitar pukul pukul 08.27 Wita.
Kedatangan Bupati disambut hangat oleh warga di Kecamatan Talaga Jaya.
Dalam kunjungannya, Sofyan Puhi meninjau langsung kesiapan panitia. Ia juga sempat berbincang mengenai kualitas bahan pangan yang disediakan.
Pasar murah ini merupakan langkah strategis untuk mengendalikan inflasi daerah.
Dalam sambutannya, Sofyan Puhi menjelaskan rincian subsidi yang diberikan.
Warga cukup menebus satu paket komoditas senilai Rp134.500 hanya dengan harga Rp60.000 saja. Artinya, subsidi yang diberikan mencapai 55,39 persen per paketnya.
"Total harga di pasar untuk komoditas ini mencapai Rp134.500," jelas Bupati.
Ia menekankan bahwa pemerintah daerah hadir untuk membantu masyarakat.
"Namun, karena ini pasar murah, Pemerintah Daerah memberikan subsidi hampir setengah harga," paparnya.
Baca juga: Pemkab Gorontalo Gelar Pasar Murah di Desa Luwoo, Ratusan Warga Rela Antre Panas-panasan
Rincian Paket Sembako
Total kuota yang disiapkan untuk Kecamatan Talaga Jaya adalah 1.000 paket. Paket tersebut terdiri dari bahan-bahan pokok yang sangat dibutuhkan warga.
Rincian komoditas dalam satu paket bersubsidi tersebut meliputi:
- Beras kelas medium sebanyak 5 kg.
- Minyak goreng sebanyak 1 liter.
- Bawang merah sebanyak 0,5 kg.
- Cabai rawit sebanyak 0,25 kg.
- Program PARAS ST 2026 ini dijadwalkan akan terus berlanjut di seluruh wilayah Kabupaten Gorontalo. Pemerintah melakukan pengawasan ketat agar penyaluran bantuan tepat sasaran.
Hal ini penting agar tidak terjadi antrean yang tidak terkendali. Warga yang mendapatkan kupon adalah mereka yang benar-benar membutuhkan.
Antusiasme warga begitu tinggi, terbukti dengan 1.000 kupon paket yang disediakan ludes dalam waktu singkat.
Kupon habis dibagikan tepat pukul 09.27 Wita. Proses pembagian sembako berlangsung tertib dari pagi hingga siang.
Sejumlah arga pulang dengan wajah berseri-seri membawa paket sembako mereka.
Layanan Kesehatan Gratis
Selain menyediakan pangan murah, Bupati Sofyan juga instruksikan Dinas Kesehatan membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Layanan ini ditempatkan tepat di lokasi kegiatan pasar murah. Tujuannya agar warga dapat memantau kondisi fisik mereka saat berpuasa.
Banyak warga memanfaatkan layanan ini untuk mengecek tekanan darah. Tim medis sigap melayani warga yang ingin berkonsultasi kesehatan. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.