PENAS XVII 2026
Bupati Gorontalo Pimpin Rapat Persiapan PENAS 2026, Sarana Prasarana Jadi Fokus Utama
Pemerintah Kabupaten Gorontalo resmi membentuk panitia lokal untuk menyambut gelaran Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII tahun 2026
Penulis: Fajri A Kidjab | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PERSIAPAN-PENAS-Bupati-Gorontalo-Sofyan-Puhi-saat-memimpin-rapat-persiapan-Penas-XVII.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Pemerintah Kabupaten Gorontalo resmi membentuk panitia lokal untuk menyambut gelaran Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII tahun 2026, Kamis (29/1/2026).
Langkah ini menjadi awal koordinasi antara panitia pusat, provinsi, hingga kabupaten untuk memastikan kesiapan daerah sebagai tuan rumah.
Rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Dulohupa Kantor Bupati Gorontalo pukul 09.38 Wita membahas persiapan sarana dan prasarana yang dibutuhkan selama kegiatan.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, memimpin rapat yang dihadiri para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Gorontalo, Asisten Setda Kabupaten Gorontalo, hingga camat se-Kabupaten Gorontalo.
Bupati Sofyan Puhi, menegaskan bahwa tugas utama pemerintah daerah adalah memastikan seluruh kebutuhan teknis terpenuhi.
Baca juga: Warga Kabupaten Gorontalo Diminta Siapkan Rumah jadi Homestay untuk 6 Ribu Peserta Penas
“Tugas kita adalah menyiapkan sarana prasarana yang dibutuhkan oleh kegiatan PENAS ini di lingkungan Kabupaten Gorontalo,” ujar Sofyan kepada wartawan usai rapat.
PENAS 2026 diprediksi menjadi ajang besar karena akan dihadiri seluruh perwakilan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) se-Indonesia.
Acara ini direncanakan dibuka langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.
Selain pertemuan, kegiatan ini juga menjadi pusat distribusi teknologi pertanian, pertukaran informasi antarpetani dan nelayan, serta pameran komoditas unggulan khas Gorontalo.
Bupati Gorontalo menegaskan sistem akomodasi yang transparan untuk mencegah praktik mafia hotel.
Peserta akan menginap di rumah warga dengan biaya Rp160.000 per orang per hari, dibayarkan langsung kepada pemilik rumah.
Biaya tersebut sudah mencakup penginapan dan makan dua kali sehari.
Puncak kegiatan akan berlangsung di Lapangan Sport Center David Tonny, Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo pada 20–25 Juni 2026.
Jumlah peserta diperkirakan mencapai 30.000 orang, dengan komposisi:
- 70 persen peserta utama: pengurus KTNA, petani, nelayan, petani hutan, alumni magang Jepang, pengurus FK-P4S, koperasi tani, dan organisasi terkait.
- 15 persen peserta pendamping: unsur pemerintah daerah, dinas, badan, dan instansi provinsi/kabupaten/kota.
- 15 persen peserta peninjau: pejabat pemerintah daerah, anggota DPR RI, DPD RI, DPRD, pakar, peneliti, pengusaha, serta pelaku agribisnis.
Dukungan Pemerintah Provinsi
Sehari sebelumnya, Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah meninjau lokasi persiapan bersama rombongan Kementerian Pertanian.
Ia mengajak masyarakat Gorontalo untuk bersatu menyukseskan agenda nasional ini.
“Ini adalah gawenya seluruh masyarakat Provinsi Gorontalo. Mari kita sukseskan Penas KTNA ke-17 ini. Mohon doa restunya agar pelaksanaan berjalan sukses,” ujar Idah.