Pemkab Gorontalo
Pesan Mendalam Wabup Gorontalo Tonny Junus saat Lepas Kirab Bendera Pusaka Hari Patriotik ke-84
Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus, mengambil peran sentral dalam menghidupkan kembali memori heroik rakyat Gorontalo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Wakil-Bupati-Gorontalo-Tonny-Junus-kirab-duplikat-Bendera-Pusaka.jpg)
Ringkasan Berita:
- Peringatan Hari Patriotik ke-84: Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus, melepas rombongan kirab duplikat Bendera Pusaka untuk memperingati peristiwa sejarah 23 Januari 1942
- Bendera tersebut dibawa secara estafet dari Kabupaten Gorontalo menuju Kabupaten Bone Bolango
- Pesan Patriotisme untuk Generasi Muda: Tonny S. Junus menekankan bahwa kirab ini bukan sekadar seremoni
TRIBUNGORONTALO.COM – Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus, mengambil peran sentral dalam menghidupkan kembali memori heroik rakyat Gorontalo.
Secara resmi, ia melepas rombongan kirab duplikat Bendera Pusaka dalam rangka memperingati Hari Patriotik ke-84, Kamis (22/1/2026).
Hari Patriotik 23 Januari 1942 adalah momen di mana rakyat Gorontalo, di bawah kepemimpinan Nani Wartabone, menyatakan kemerdekaannya dari penjajahan Belanda, tepat tiga tahun sebelum proklamasi kemerdekaan RI.
Momen khidmat ini menandai estafet sejarah saat Tonny menyerahkan duplikat Sang Saka Merah Putih beserta perangkatnya kepada Ketua Rombongan Kirab.
Bendera tersebut kini tengah dalam perjalanan menuju Kabupaten Bone Bolango sebagai bagian dari rangkaian perayaan besar tingkat Provinsi Gorontalo.
Dalam arahannya, Tonny Junus menegaskan bahwa prosesi ini jauh melampaui sekadar rutinitas seremonial tahunan.
Baginya, kirab ini adalah manifestasi penghormatan paling tinggi terhadap tetesan keringat dan darah para pahlawan Gorontalo yang berhasil mengusir penjajah pada tahun 1942 silam.
"Kirab Bendera Pusaka ini adalah pengingat abadi tentang sejarah perjuangan rakyat kita. Ada nilai patriotisme, persatuan, dan semangat kebangsaan yang tidak boleh luntur dimakan zaman," ungkap Tonny dengan nada penuh penekanan.
Baca juga: 12 Liter BBM Gratis untuk Abang Bentor, Program Pemkab Gorontalo Dimulai 2026
Ia menaruh harapan besar agar api semangat 23 Januari ini meresap ke dalam sanubari generasi muda. Menurutnya, pemuda harus memahami bahwa kemerdekaan yang dirasakan hari ini adalah buah dari keberanian tokoh-tokoh lokal yang gigih mempertahankan kedaulatan bangsa.
Lebih lanjut, Tonny mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Hari Patriotik sebagai momentum penguatan identitas daerah.
Ia menilai, jati diri sebagai warga Gorontalo yang patriotis harus selaras dengan komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Prosesi di halaman Rumah Dinas Bupati Gorontalo ini merupakan puncak dari rangkaian panjang yang dimulai sejak pagi hari. Sebelumnya, bendera tersebut telah menempuh perjalanan dari wilayah perbatasan Kabupaten Gorontalo Utara.
Kehadiran bendera di bumi Kabupaten Gorontalo disambut pertama kali oleh Asisten I Setda di wilayah perbatasan. Hal ini menunjukkan koordinasi yang solid antarwilayah dalam menyukseskan peringatan bersejarah tersebut.
Setibanya di pusat pemerintahan kabupaten, Ketua KNPI menyerahkan Bendera Pusaka kepada Wakil Bupati Tonny Junus. Penyerahan ini menjadi simbol penyerahan amanah perjuangan dari organisasi pemuda kepada pemerintah daerah untuk dihormati dan diteruskan.
Setelah prosesi pelepasan oleh Wabup, rombongan bergerak menuju tapal batas timur.
Di sana, Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, mewakili Wakil Bupati, melakukan serah terima bendera kepada Pemerintah Kabupaten Bone Bolango yang diterima langsung oleh Sekda setempat. (*)