Kebakaran Rumah di Gorontalo
Korban Kebakaran di Tilote Gorontalo Rugi Lebih dari Rp 100 Juta, Rumah dan Warung Ludes
Kebakaran hebat yang terjadi di Desa Tilote, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, menyebabkan kerugian besar bagi Agus Luwine
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kolase-foto-Agus-Luwine-dan-rumahnya.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Kebakaran hebat yang terjadi di Desa Tilote, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo.
Insiden ini menyebabkan kerugian besar bagi Agus Luwine (53), pemilik rumah sekaligus warung yang ludes dilalap api.
Meski belum dapat memastikan secara rinci total kerugian, Agus memperkirakan nilainya mencapai lebih dari Rp 100 juta.
“Kurang tahu, Pak. Yang pasti kalau dagangan dan rumah mungkin Rp 100 juta lebih,” ujarnya dengan nada berat, Selasa (27/10/2025).
Kebakaran tersebut tidak hanya menghanguskan bangunan rumah, tetapi juga seluruh isi warung yang menjadi sumber penghasilan harian bagi Agus dan keluarganya.
Seluruh barang dagangan, perabot, dan perlengkapan rumah tangga ludes tanpa tersisa.
Sesekali, Agus terlihat termenung dengan tatapan kosong, seolah masih sulit mempercayai kenyataan pahit yang menimpanya. Ia menuturkan bahwa rumah tersebut merupakan satu-satunya tempat tinggal yang ia miliki.
Untuk sementara waktu, Agus akan menumpang di rumah mertuanya di Desa Buhu, Kecamatan Telaga Jaya.
“Ini rumah satu-satunya. Saya akan menginap di rumah mertua,” katanya lirih.
Baca juga: Rumah Warga Desa Tilote Gorontalo Terbakar, Agus Luwine Sedang Jaga Mertua di Rumah Sakit
Camat Tilango, Gery Mustapa, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran.
“Sebagai pemerintah, kami langsung menghubungi sejumlah pihak begitu menerima informasi,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo tengah diupayakan agar segera disalurkan.
“Tadi sudah koordinasi dengan mereka (Dinsos). Tinggal menunggu, apakah siang ini atau besok bantuan akan datang,” ungkap Gery.
Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian materiil yang ditaksir lebih dari Rp 100 juta menjadi pukulan berat bagi Agus. Ia tak hanya kehilangan tempat tinggal, tetapi juga sumber penghidupan utama keluarganya.
Agus sedang jaga mertua
Saat kejadian, pemilik rumah, Agus Luwine (53), sedang tidak berada di tempat karena tengah menjaga mertuanya yang dirawat di rumah sakit.
Ia mengaku sudah meninggalkan rumah sejak malam sebelumnya untuk menuju Desa Buhu, tempat tinggal mertuanya.
“Tadi malam saya ke rumah mertua di Desa Buhu, paginya saya langsung ke rumah sakit,” ujar Agus saat ditemui di lokasi kebakaran.
Agus memastikan bahwa rumah ditinggalkan dalam kondisi aman, tanpa peralatan listrik yang menyala kecuali lampu teras.
“Saya tinggalkan dalam keadaan aman. Hanya lampu teras yang masih menyala,” katanya.
Kebakaran pertama kali diketahui setelah Agus menerima telepon dari keluarganya yang mengabarkan bahwa rumahnya tengah dilalap api. Saat ia tiba di lokasi, bangunan rumah dan warung miliknya sudah dalam kondisi hangus.
“Saat saya datang, rumah sudah ludes. Tidak ada yang bisa diselamatkan, termasuk barang dagangan,” tuturnya.
(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.