Berita Internasional
Heboh! Iran Ancam Bongkar Nama-Nama ‘Dalang Keuangan’ Amerika di Balik Kebijakan Perang
Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, pada Kamis (2/4/2026) malam membuat pernyataan mengejutkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/TOKOH-Pernyataan-keras-Mohammad-Bagher-Ghalibaf-berbalas-d.jpg)
Kombinasi antara pernyataan Trump dan sikap keras Iran langsung berdampak pada pasar global, khususnya harga minyak.
Harga minyak mentah Brent tercatat melonjak 7,99 persen ke level USD 109,24 per barel.
Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) berada di angka USD 111,54 per barel.
Kenaikan ini juga tercermin pada instrumen investasi berbasis minyak. Dana pelacak WTI, United States Oil Fund, tercatat melonjak 68,30 persen dalam sebulan dan 97,76 persen sepanjang tahun berjalan.
Sementara itu, pelacak Brent, United States Brent Oil Fund, naik 55,47 persen dalam sebulan dan 89,76 persen sejak awal tahun.
Lonjakan harga energi ini memperlihatkan bagaimana ketegangan geopolitik dapat langsung mengguncang pasar global dan memicu kekhawatiran baru bagi ekonomi dunia. (*)
(*)