Pemkab Gorontalo Utara
Bupati Gorut Thariq Modanggu Hadiri KKST Award di IAIN Sultan Amai Gorontalo
Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu memberikan kuliah kepada mahasiswa peserta Kuliah Kerja Sosial Tematik (KKS-T) Award
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Bupati-Gorontalo-Utara-Thariq-Modanggu-99999.jpg)
Ringkasan Berita:
- Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu memberikan kuliah kepada mahasiswa peserta Kuliah Kerja Sosial Tematik
- Thariq Modanggu menyinggung dinamika yang terjadi selama pelaksanaan program KKS-T
- Thariq juga menyinggung sejumlah program pembangunan yang sedang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara.
TRIBUNGORONTALO.COM - Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu menghadiri sekaligus memberikan materi pada mahasiswa peserta Kuliah Kerja Sosial Tematik (KKS-T) Award yang digelar di Aula Rektorat lantai 4 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 Wita itu dihadiri oleh Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo dan para wakil rektor, dosen, panitia pelaksana, serta mahasiswa peserta KKS-T.
Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu menyinggung dinamika yang terjadi selama pelaksanaan program KKS-T, termasuk kritik mahasiswa yang sempat muncul di media.
Menurutnya, kritik merupakan hal yang wajar dalam tradisi akademik selama disampaikan dengan tujuan membangun.
“Begitu baru mulai KKST, tiba-tiba ada statement di koran. Saya dikirim juga ini ada mahasiswa KKN yang bahas statement di media. Sebetulnya tidak apa-apa melakukan kritik terhadap itu,” ujarnya.
Ketua DPD II Golkar Gorontalo Utara ini menilai dinamika tersebut justru berakhir dengan capaian positif dari mahasiswa yang menjalankan program pengabdian di masyarakat.
“Saya lihat di akhirnya itu dibayar lunas dengan prestasi 500 pohon. Itu blessing in disguise. Jadi memang banyak hal dalam hidup ini yang problem-problem yang terjadi tapi akhirnya menemukan solusinya,” katanya.
Menurut Thariq, berbagai persoalan yang muncul dalam kehidupan sering kali justru menjadi jalan menuju solusi yang lebih baik.
Ia mencontohkan pengalaman pribadi yang memanfaatkan waktu menunggu kegiatan untuk melakukan hal positif.
“Walaupun terlambat karena saya jam 9 sudah ada di tempat, mahasiswa belum ada, baru beberapa orang. Tapi tidak apa-apa, memang ada blessing in disguise dalam setiap peristiwa. Ada rahmat yang terselubung,” ungkapnya.
Bupati Gorut Thariq Modanggu menyampaikan sejumlah catatan terkait pelaksanaan kegiatan KKS-T, khususnya mengenai permintaan bantuan dari mahasiswa kepada pemerintah daerah.
Ia mengakui bahwa tidak semua permohonan bantuan dapat dipenuhi karena keterbatasan anggaran daerah.
“Saya juga merasa banyak kekurangan kemarin. Misalnya ada mahasiswa yang minta bantuan, tidak ada satupun yang dapatkan dari pemerintah daerah. Saya bilang Sekda, jadi Sekda itu ketua TAPD, Tim Anggaran Pemerintah Daerah, saya bilang bantu sesuai ketentuan. Tapi saya tahu kemungkinan tidak ada karena memang tidak ada anggaran untuk itu,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan KKS-T bukanlah sekadar mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah. Menurutnya, yang lebih penting adalah pengalaman dan kontribusi mahasiswa dalam masyarakat.
“Bagi saya, keluar atau tidak keluar bantuan itu bukan target. Targetnya adalah bahwa saudara mahasiswa ini menemukan sesuatu, melakukan sesuatu dengan model sinergi dan terintegrasi,” katanya.
| Safari Ramadan di Gentuma, Bupati Gorut Thariq Modanggu Salurkan Bantuan Ratusan Ayam Petelur |
|
|---|
| Bupati Gorut Thariq Modanggu Tinjau Lokasi Pembangunan Madrasah Terintegrasi, Hibah Lahan 3 Hektare |
|
|---|
| Kabar Gembira, TPP dan THR ASN Gorontalo Utara Mulai Dicairkan Kamis Besok |
|
|---|
| Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu Lantik 3 Penjabat Kepala Desa |
|
|---|
| Wabup Gorut Nurjanah Yusuf Pimpin Mopoberesi Kambungu di Pasar Pontolo, Ajak Warga Jaga Kebersihan |
|
|---|