Pemkab Gorontalo Utara
Alasan Bupati Gorut Thariq Modanggu Bayar Gaji Nenci Banini Guru SDN Biau Pakai Uang Sendiri
Alasan Bupati Gorut Thariq Modanggu Bayar Gaji Nenci Banini Guru PPPK Pakai Uang Sendiri
Penulis: Ponge Aldi | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Bupati-Gorontalo-Utara-Thariq-Modanggu-frffff888888.jpg)
Ringkasan Berita:
- Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu akan membayar gaji SDN 7 Biau, Nenci Banini
- Thariq Modanggu memberikan penghargaan kepada Nenci Banini.
- Nenci Banini dan keluarga sudah ikut berjasa dengan membangun sekolah.
TRIBUNGORONTALO.COM - Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu akan membayar gaji SDN 7 Biau, Nenci Banini pakai uang sendiri.
Hal ini dinyatakan Bupati Thariq Modanggu di hadapan Forkopimda dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) saat upacara Hari Guru Nasional 2025 dan HUT PGRI ke-80 di halaman Kantor Bupati Gorut pada Selasa (25/11/2025).
Selain itu, Bupati Gorut Thariq Modanggu memberikan penghargaan kepada Nenci Banini.
"Di momentum Hari Guru Nasional 2025 dan HUT PGRI ke-80, saya memberi penghargaan khusus kepada guru atas nama Nenci Banini, sekaligus memberikan peringatan dan teguran keras kepada OPD yang tidak becus mengurus dan memberikan perlindungan/pemenuhan hak-hak guru," tulis Thariq Modanggu diakun Facebooknya.
Thariq Modanggu menyesalkan Nenci Banini tidak masuk dalam pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) penuh dan PPPK paruh waktu. Padahal Nenci Banini dan keluarga sudah ikut berjasa dengan membangun sekolah.
"Penghargaan ini saya berikan karena dedikasi dari kelurganya yang bangun sekolah sampai sekolah itu jadi. Nenci Banini berjuang jadi guru selama ini tetapi beliau satu-satunya guru yang tidak masuk dalam PPPK termasuk PPPK paruh waktu," ungkapnya dalam apel Hari Guru Nasional 2025 pada Selasa kemarin.
Katanya, hal ini menjadi kritik terhadap sistem yang tidak mampu melindungi para Guru.
"Saya sedih kerena pengabdian dia, pengabdian keluarga dia untuk membangun sekolah itu tidak mendapat penghargaan, tidak dihargai karene kelalaian kita," bebernya.
Suami Mariyati Modanggu Mohammad ini meminta maaf atas pelakukan pemerintah terhadap guru.
"Karena itu, hari ini saya secara khusus atas nama pemerintah daerah, atas nama OPD yang menangani yang tidak becus, saya mohon maaf atas kelalaian ini," katanya
"Sepanjang saya menjadi bupati, gaji PPPK-nya (Nenci Banini) saya yang tanggung. Dia ntara penerima ini yang saya minta berikan penghargaan yaitu guru atas nama Nenci Banini," tambahnya.
Tangis harus saat Bupati Thariq Modanggu menyerahan piagam pengharagaan lalu memeluk Nenci Banini.
Nenci akhirnya meneteskan air mata kebahagiaan, suasana tersebut membuat Thariq Modanggu ikut menitikkan air mata.
Nenci Banini selalu diusulkan pimpinan sekolah untuk menjadi PPPK tapi tak kunjung dibantu dinas terkait. Bahkan perjuangannya menjadi guru yang digaji negara dilakukan sejak 2012 silam.
Kasus Nenci Banini akhirnya ditemukan Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu saat kunjungan kerja ke daerah terpencil. (***/Ald)
| Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu Resmi Buka MTQ XXII di Kecamatan Anggrek |
|
|---|
| Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu Gelar Safari Ramadan di Tolango Anggrek |
|
|---|
| Bupati Gorut Thariq Modanggu Hadiri KKST Award di IAIN Sultan Amai Gorontalo |
|
|---|
| Safari Ramadan di Gentuma, Bupati Gorut Thariq Modanggu Salurkan Bantuan Ratusan Ayam Petelur |
|
|---|
| Bupati Gorut Thariq Modanggu Tinjau Lokasi Pembangunan Madrasah Terintegrasi, Hibah Lahan 3 Hektare |
|
|---|