Rabu, 27 Mei 2026

Human Interest Story

Cerita Yusran Mulanji, Penjual Sapi di Pasar Hewan Boalemo Gorontalo

Cerita Yusran Mulanji, warga Desa Wonggahu,Kabupaten Boalemo yang menjadi penjual sapi di Pasar Hewan Paguyaman

Tayang:
Penulis: Rahmat Hambali | Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto Cerita Yusran Mulanji, Penjual Sapi di Pasar Hewan Boalemo Gorontalo
TribunGorontalo.com/RA
HIS - Yusran Mulanji (42),  warga Desa Wonggahu,Kabupaten Boalemo yang menjadi penjual sapi di Pasar Hewan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo 

Ringkasan Berita:
  • Cerita Yusran Mulanji, warga Desa Wonggahu,Kabupaten Boalemo yang menjadi penjual sapi di Pasar Hewan Paguyaman
  •  Seorang penjual sapi membutuhkan modal yang besar, jika harga sapinya Rp 25 juta per ekor

TRIBUNGORONTALO.COM - Cerita Yusran Mulanji, warga Desa Wonggahu,Kabupaten Boalemo yang menjadi penjual sapi di Pasar Hewan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo

Pria berusia 42 tahun ini hampir setiap hari berjualan sapi di berbagai pasar hewan.
 
"Hari Senin, saya jualan di pasar ini, Selasa di Kecamatan Sidomulyo, Rabu di Kecamatan Pulubala, Sabtu di Kecamatan Bongomeme, dan juga Kecamatan Sidomulyo," Jelasnya. 

Menurutnya, menjadi pedagang sapi tidak begitu susah karena hanya membeli dari peternak.

"Saya hanya membeli dari petani, kemudian saya jual kembali di pasar hewan," ujarnya 

Ia menambahkan, menjadi seorang penjual sapi membutuhkan modal yang besar, jika harga sapinya Rp 25 juta per ekor, maka Rp 50 juta hanya dapat membeli 2 ekor.

Menurutnya, modal menjadi pedagang sapi seharusnya kurang lebih Rp 200juta. Dia mengatakan para petani mengeluhkan harga yang dijual pedagang sapi karena sudah mahal. 

Ia menceritakan seorang pedagang sapi di pasar hewan tidak selalu mendapatkan keuntungan, terkadang sapi yang dibeli di petani Rp 20jt, di pasar hewan sering ditawar Rp 18 juta.

"Jika membawa sapi 5 ekor, apabila 3 ekor rugi, namun masih ada 2 ekor yang menutupi kerugian tersebut. Artinya tidak semua yang dijual 5 untung," ujarnya.

Dia harus sewa mobil Rp 100 ribu ongkos antar

Katanya, keuntungan menjadi pedagang sapi belum bisa dinikmati saat baru pertama jualan.

"Nanti sudah lunas bank, maka untungnya sudah bisa dirasakan", Ujar Yusran. 

Ia mengungkapkan sapi miliknya sebanyak 8 ekor habis terjual.

"Saya memiliki beberapa jaringan di berbagai tempat sehingga apabila ada yang menjual sapi maka akan menelpon saya", ungkapnya. 

Dia membeli sapi dari berbagai wilayah Paguyaman, Wonosari, Tilamuta, hingga Marisa.

Pasar Hewan Paguyaman Boalemo Ramai, Harga Sapi Rp8 Juta- Rp 60Juta

HEWAN KURBAN -- Suasana penjuaan Sapi di Pasar Hewan Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo pada Senin 25 Mei 2026
HEWAN KURBAN -- Suasana penjuaan Sapi di Pasar Hewan Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo pada Senin 25 Mei 2026 (TribunGorontalo.com/Rahmat Hambali)
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved