Jumat, 29 Mei 2026

Warga Boalemo Hanyut

Sosok Hamid Lahabi, Buruh Pasir Hilang Terseret Arus Sungai Manggulipa Gorontalo

Hamid Lahabi, warga Dusun IV Desa Lahumbo, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, masih dalam pencarian. 

Tayang:
Penulis: Rahmat Hambali | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Sosok Hamid Lahabi, Buruh Pasir Hilang Terseret Arus Sungai Manggulipa Gorontalo
TribunGorontalo.com/Rahmat Hambali
PENCARIAN KORBAN -- Wakil Bupati Boalemo turut menyaksikan pencarian Hamid Lahabi di bendungan belakang Kodim Boalemo, Senin 25 Mei 2026. (Sumber : TribunGorontalo/Rahmat Hambali) 

Ringkasan Berita:
  • Lisman Lahabi ditemukan meninggal dunia setelah hanyut di Sungai Manggulipa, Boalemo, akibat arus deras pasca-hujan. Sementara itu, ayahnya, Hamid Lahabi, hingga Senin (26/5/2026) 
  • Bapak dan anak tersebut hanyut saat sedang menombak kelapa yang terbawa arus sungai di area bendungan belakang Kodim Boalemo—sebuah aktivitas yang sudah menjadi kebiasaan mereka setiap kali hujan deras turun
  • Tim SAR gabungan mengerahkan satu unit ekskavator untuk menyisir sungai dari bendungan hingga muara

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Hamid Lahabi, warga Dusun IV Desa Lahumbo, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, masih dalam pencarian. 

Petugas menyisir seluruh aliran sungai yang terhubung hingga ke lokasi yang diduga sebagai tempat kejadian perkara (TKP) awal, Senin (26/05/2026) sore.

Pencarian yang berlangsung dari siang hingga malam hari tersebut belum membuahkan hasil. 

Operasi penyelamatan ini melibatkan tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Provinsi Gorontalo, Satpolairud Polda Gorontalo dan Polres Boalemo, Pemadam Kebakaran, TNI, Polri, serta masyarakat setempat. Mereka menyisir area mulai dari bendungan hingga ke muara sungai.

Selain itu, satu unit ekskavator turut dikerahkan untuk membantu proses pencarian korban.

Hamid Lahabi diduga menjadi korban kedua yang terbawa arus sungai. Saat kejadian, ia diduga tengah menombak buah kelapa yang hanyut terbawa arus hingga ke area bendungan di belakang Kodim Boalemo.

Menombak kelapa yang hanyut di sungai sudah menjadi kebiasaan bagi Hamid dan anaknya setiap kali hujan deras turun.

Di mata warga, Hamid Lahabi dikenal sebagai sosok yang pendiam namun rajin. Kesehariannya bekerja sebagai buruh kasar dengan penghasilan tidak tetap. 

Ia biasanya mengumpulkan pasir dari sungai untuk dikumpulkan di sekitar rumahnya lalu dijual kembali.

Hamid memiliki seorang istri bernama Rusni Humalidu (59) yang tinggal di Dusun IV Desa Lahumbo, Kecamatan Tilamuta, Boalemo, serta lima orang anak, termasuk Lisman Lahabi.

Diketahui, hujan deras mengguyur wilayah tersebut mulai pukul 09.45 hingga sekitar pukul 12.00 WITA.

Berdasarkan informasi di lapangan, ditemukan puluhan butir kelapa yang tergeletak di samping bendungan. 

Di lokasi tersebut juga ditemukan sebuah tombak sepanjang kurang lebih 5 meter dengan mata besi berukuran sekitar 70 cm.

Yiski Maasia, keponakan korban, menyampaikan bahwa paman dan sepupunya itu memang sudah terbiasa mencari kelapa hanyut di bendungan tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved