Kebakaran di Gorontalo
Kebakaran di Boalemo Gorontalo Jumat Malam, Pemilik Rugi Ribuan Kelapa dan Jutaan Rupiah
Kebakaran melanda tempat pembakaran kelapa di Desa Piloliyanga, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, Jumat (15/5/2026) malam.
Penulis: Rahmat Hambali | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KEBAKARAN-TEMPAT-PEMBAKARAN-KELAPA-Tempat-Pembakaran-Kelapa-milik-Rully-Supriyanto-Masi.jpg)
Ringkasan Berita:
- Kebakaran melanda tempat pembakaran kelapa di Desa Piloliyanga, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Jumat malam.
- Api diduga muncul setelah lantai bambu di lokasi pembakaran rapuh dan memicu kobaran besar hingga ribuan kelapa ikut terbakar.
- Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai jutaan rupiah.
TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo — Kebakaran melanda tempat pembakaran kelapa di Desa Piloliyanga, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, Jumat (15/5/2026) malam.
Peristiwa tersebut terjadi di tempat pembakaran kelapa milik Rully Sapriyanto Masi (32). Namun saat kejadian, hanya kedua orang tuanya yang berada di lokasi.
Ridwan Masi (50), ayah pemilik usaha, menjelaskan kebakaran terjadi usai magrib sekitar pukul 18.20 Wita.
“Kebakaran terjadi setelah magrib sekitar pukul 18.20 Wita,” ujar Ridwan saat ditemui TribunGorontalo.com, Jumat malam.
Baca juga: 7 BERITA POPULER: Kebakaran Rumah Makan, Danau Perintis Ramai Dikunjungi, Emas 1,3 Kg Nyaris Lolos
Ia mengaku saat itu dirinya bersama sang istri sedang bekerja di sekitar lokasi sebelum api tiba-tiba membesar.
“Awalnya lantai yang terbuat dari bambu sudah rapuh, kemudian api langsung membesar sehingga kami sudah tidak bisa berbuat apa-apa,” jelasnya.
Menurut Ridwan, istrinya menjadi orang pertama yang melihat kobaran api sebelum akhirnya meminta bantuan warga sekitar.
Ia menyebut ribuan kelapa yang berada di lokasi ikut terbakar dalam peristiwa tersebut.
“Ada sekitar 4.000 lebih kelapa yang sementara dibakar dan 1.000 lebih kelapa lainnya ikut terbakar,” katanya.
Kerugian material akibat kebakaran itu ditaksir mencapai sekitar Rp5 juta.
Ridwan menambahkan, di sekitar lokasi sebenarnya terdapat sumber air. Namun ukuran selang yang kecil membuat warga kesulitan memadamkan api yang sudah terlanjur membesar.
Warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran Kabupaten Boalemo untuk membantu proses pemadaman.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Boalemo, Erfin PLH Susanto, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 18.46 Wita.
“Kami menerima telepon dari masyarakat sekaligus video kebakaran sekitar pukul 18.46 Wita,” ujar Erfin.
Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar tiga kilometer dari markas pemadam kebakaran.