Jumat, 24 April 2026

Pemkab Boalemo

Akhiri Jabatan Sekda Boalemo, Sherman Moridu Diantar Secara Adat ke Rumah Pribadi

Rangkaian prosesi adat “Modepito” yang berarti pengantaran, dilaksanakan di Rumah Dinas Sekretaris Daerah, Desa Modelomo,

Tayang:
Penulis: Rahmat Hambali | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Akhiri Jabatan Sekda Boalemo, Sherman Moridu Diantar Secara Adat ke Rumah Pribadi
TribunGorontalo.com/Rahmat Hambali
ADAT MODEPITO EKS SEKDA BOALEMO -- Sherman Moridu merupakan mantan Sekda Boalemo melakukan prosesi adat "Modepito", dari Rumah Dinas menuju Rumah Pribadinya. Adat tersebut dilaksanakan pada pukul 10.15 Wita. (Sumber : TribunGorontalo/Rahmat Hambali) 

Ringkasan Berita:
  • Prosesi adat Modepito dilaksanakan sebagai penanda berakhirnya masa jabatan Sherman Moridu sebagai Pj Sekda Boalemo
  • Kegiatan berlangsung khidmat dengan kehadiran pimpinan OPD dan pemangku adat serta diwarnai tradisi khas Gorontalo. 
  • Dalam sambutannya, Sherman menekankan pentingnya pelayanan kepada masyarakat serta dukungan terhadap program pemerintah daerah.

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo — Rangkaian prosesi adat “Modepito” yang berarti pengantaran, dilaksanakan di Rumah Dinas Sekretaris Daerah, Desa Modelomo, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Staf Ahli Bupati Boalemo, sejumlah pimpinan OPD, serta para pemangku adat Kabupaten Boalemo.

Adat “Modepito” merupakan tradisi yang melekat dalam budaya Gorontalo dan menjadi penanda berakhirnya masa jabatan seorang pimpinan daerah.

Prosesi Modepito yang dijalani Sherman Moridu dilaksanakan dari Rumah Dinas (Rudis) Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo menuju rumah pribadinya di Desa Piloliyanga, Kecamatan Tilamuta.

Baca juga: Bupati Boalemo Rum Pagau Lantik 42 Kepala Sekolah

Pantauan di lapangan, prosesi adat berlangsung lancar dengan kehadiran pemangku adat dan pimpinan OPD sejak pukul 10.15 Wita.

Para pimpinan OPD yang hadir mengenakan pakaian adat Gorontalo yang dikenal dengan “Takowa Daa” dengan warna-warna cerah, sementara perempuan mengenakan sarung khas yang disebut “Bate Tunggohu”.

PARA PEMANGKU ADAT -- Dalam proses adat tersebut, terdapat tarian
PARA PEMANGKU ADAT -- Dalam proses adat tersebut, terdapat tarian dan ketukan alat khas Gorontalo, adat tersebut dilaksanakan pada dua tempat berbeda, di Rumah Dinas Sekretaris Daerah, dan di rumah pribadinya. (TribunGorontalo.com/Rahmat Hambali)

Rumah Dinas Sekretaris Daerah dan rumah pribadi Sherman Moridu turut dihiasi dekorasi khas adat berupa janur kuning.

Dalam prosesi tersebut, Sherman Moridu tampil mengenakan pakaian adat “Takowa Daa” berwarna merah muda dipadukan dengan kopiah hitam.

Sementara istrinya mengenakan busana merah muda dengan “Bate Tunggohu” berwarna merah.

Setelah prosesi adat di rumah dinas selesai, Sherman dan istrinya diantar menuju rumah pribadinya menggunakan satu unit mobil.

Sebelum keberangkatan, rangkaian adat dilengkapi dengan ketukan serta tarian khas Gorontalo.

Setibanya di rumah pribadi, Sherman kembali disambut dengan prosesi adat serupa sebagai bagian dari rangkaian Modepito.

Dalam sambutannya, Sherman Moridu menyampaikan bahwa OPD harus bekerja untuk rakyat.

"Kita semua ini adalah pelayan masyarakat, jadi harus harus mengedepankan dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat", ujar Sherman.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved