Ikan Purba di Gorontalo

Oskar Kaluku Sempat Mengira Ikan Purba Coelacanth yang Ditemukannya adalah Kerapu

Oskar Kaluku, nelayan yang menemukan ikan Coelacanth sempat mengira ikan itu adalah ikan goropa.

|
kolase TribunGorontalo.com
Oskar Kaluku, nelayan di Gorontalo Utara yang menemukan ikan purba Coelacanth 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo Utara -- Oskar Kaluku, nelayan yang menemukan ikan Coelacanth sempat mengira ikan itu adalah ikan kerapu (goropa).

Sekilas kedua ikan ini nyaris mirip, namun ikan Coelacanth berukuran lebih besar.

Ikan itu datang sendiri mendekat ke perahunya di saat dirinya tegah memancing.

Salha Kaluku, keponakan Oskar Kaluku menceritakan ikan tersebut mendekati perahu milik pamannya.

Sang nelayan kaget karena tidak pernah melihat jenis ikan tersebut. 

Baca juga: Mengenal Ikan Coelacanth, Ikan Purba yang Ditemukan Nelayan di Gorontalo Utara

Oskar sempat mengira ikan tersebut adalah ikan sejenis  goropa.

"Ikan itu ditemukan pada pukul 15:00 Wita. Awalnya ia melihat ikan sedang bermain didekat perahun. Dia pun kaget melihat ikan yang tidak pernah dilihat sebelumnya, ia pun langsung mengaitkan ganco ke ikan namun patah saking beratnya ikan. Berselang beberapa menit ikan kembali lagi dan akhirnya bisa diangkat dengan sekuat tenaga di perahu," ungkap Salha kepada TribunGorontalo.com Minggu (19/1/2025).

Katanya, sang paman berpikir ikan besar tersebut mahal harganya sehingga dia membawa pulang. 

Dia pun ke rumah dan memberitahukan penangkapan ikan yang masih ditinggalkannya dalam perahu. 

Oskar dan temannya lalu membawa ikan tersebut menggunakan sepeda motor. 

Saat itu ikan masih dalam keadaan masih hidup.

Baca juga: Ikan Purba Coelacanth Ditemukan di Gorontalo Utara, Diduga Sedang Hamil

"Setelah ikan ini sampai di rumah, sudah banyak orang yang mengambil gambar lalu di-posting bahkan vidio siarang langsung," katanya

"Sepupu saya yang ada di Manado melihat postingan orang-orang dan ia meminta foto dan videonya, dan dibagikan di Portal Manado (Facebook)," jelas Salha.

Saat itu juga, Mereka dihubungi seseorang peneliti sekaligus dosen Unsrat Manado untuk mengambil ikan tersebut. 

Tim Unsrat tiba di kampung halaman nelayan pada Kamis (16/1/2025) pukul 06:00 Wita.

Halaman
123
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved