Berita Viral
Viral Aksi Dosen Lempar Skripsi di Universitas Nias Hingga Mahasiswa Emosi, Akhirnya Berujung Damai
Dalam video yang beredar dan diunggah oleh akun TikTok @dlauwkaris, Jumat (22/8/2025), terlihat seorang dosen wanita membuang naskah skripsi ke lantai
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Aksi-Dosen-Lempar-Naska-Skripsi-Mahasiswa-ke-Lantai-xmnf.jpg)
"Jangan dipersulit mahasiswa," ujar mahasiswa.
Hingga Rabu (27/8/2025), video di atas sudah ditonton lebih dari 1,8 juta kali.
Ratusan pengguna TikTok ikut meramaikan dengan berbagai komentarnya.
Baca juga: Resmi, UU Baru Haji dan Umrah Disahkan DPR RI, Ini Tiga Perubahan Pentingnya dalam Penyelenggaraan
Kronologi kejadian
Universitas Nias di web resminya membeberkan kronologi aksi dosen lempar skripsi mahasiswa.
Semua bermula saat sejumlah mahasiswa menemui Ketua Program Studi S1 Manajemen untuk mengurus yudisium.
Dosen dalam video kemudian menolak lantaran pendaftaran sudah ditutup.
Sontak kejadian tersebut berujung keributan sebagaimana rekaman dalam video.
"Hal ini menimbulkan ketegangan antara beberapa mahasiswa dengan pihak program studi dan berujung pada tindakan yang tidak semestinya, termasuk kerusakan fasilitas meja kerja di ruang Prodi," tulis Universitas Nias dikutip dari keterangannya, Rabu.
Singkat cerita, kejadian tak mengenakan diketahui oleh pihak rektorat.
Melalui Wakil Rektor III, Dekan, Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Prodi, serta Kabiro Kemahasiswaan dan Alumni telah memfasilitasi pertemuan antara mahasiswa dan dosen.
Berujung damai
Kedua belah pihak sepakat untuk berdamai.
Para mahasiswa secara langsung menyampaikan permohonan maafnya karena adanya miskomunikasi.
"Dalam pertemuan tersebut dicapai kesepakatan damai: mahasiswa menyampaikan permohonan maaf secara tertulis dan lisan, serta bersedia memperbaiki kerusakan yang terjadi."
Baca juga: Waspada Campak! Kemenkes Beberkan 5 Langkah Penting untuk Cegah Kejadian Luar Biasa Campak
"Ketua Prodi juga menerima permintaan maaf dan menyatakan bersedia memaafkan mahasiswa," tulis Universitas Nias.
Pihak kampus turut mendalami kejadian dengan mendapati adanya pelanggaran etik yang dilakukan sang dosen.