MOTOGP
Pecco Bagnaia Alami Hari Kelam di Sirkuit Balaton, Asa Juara Dunia MotoGP Terancam?
Harapan Francesco “Pecco” Bagnaia untuk kembali bersinar di lintasan MotoGP goyah setelah penampilannya di sesi latihan di Sirkuit Balaton,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/MOTOGP-Selisih-197-poin-dari-Marc-Marquez.jpg)
Namun di tengah semua perubahan, satu hal tetap tak tergoyahkan: dominasi Marc Marquez.
Bersama Ducati Lenovo, Marquez memimpin klasemen dengan 418 poin, jauh meninggalkan Alex Marquez dan Francesco Bagnaia yang berusaha mengejar dari kejauhan.
Setelah bertahun-tahun dihantui cedera dan spekulasi pensiun, Marquez justru menjelma jadi figur sentral musim ini bukan sebagai legenda yang kembali, tapi sebagai juara yang belum selesai.
Di belakangnya, tim-tim seperti BK8 Gresini Racing dan Pertamina VR46 mulai mencuri perhatian lewat talenta muda dan strategi agresif di sprint race.
Pedro Acosta, Fermin Aldeguer, dan Fabio Di Giannantonio menjadi nama-nama yang mulai mengisi ruang narasi baru, meski bayang-bayang Ducati masih terlalu besar untuk digeser.
Dengan delapan seri tersisa, termasuk Mandalika yang dijadwalkan pada awal Oktober, musim ini belum selesai bicara. Bukan soal siapa juara dunia karena Marquez nyaris tak terkejar tapi soal siapa yang berani menantang dominasi, mencuri podium, dan menulis babak baru di sirkuit-sirkuit yang belum punya sejarah.
MotoGP 2025 adalah musim di mana kecepatan bukan satu-satunya senjata.
Adaptasi, strategi, dan ego menjadi bahan bakar utama. Dan di setiap tikungan, cerita baru terus menunggu untuk ditulis. (*)